pacar

*tulisan berikut ini dimuat di kolom Endnote majalah perbukuan Bukune vol 1 no 11/September 2007

Menemukan buku untuk dibaca itu seperti menemukan pacar. Pertama-tama dilihat-lihat dulu dengan seksama, kalau cover-nya oke, baru deh dideketin. Bedanya, setelah ngerasa oke dengan pandangan pertama, bagian belakang bukunya bisa dipegang. Lah kalo nyari pacar dengan cara seperti itu (langsung pegang belakangnya) bisa ditabok kiri-kanan lah! Selanjutnya bisa ditebak, menemukan buku untuk dibaca berarti membaca lembaran demi lembaran pertamanya, kalau kita tertarik dengan paragraf pertamanya, kita akan baca lembaran berikut dan berikutnya dan berikutnya.

Menemukan pacar, juga seperti itu. Kita pergi keluar pertama dengan sang gebetan, duduk berdua di sebuah restoran atau café yang nyaman, berusaha saling membuka lembaran masing-masing. Membedah mereka seperti buku: narasi seperti apa yang mereka katakan (penuh nostalgia kah, atau sekadar memaparkan pengalaman), apakah diksi yang mereka pakai menarik (kasar kah, atau justru sangat sopan), apakah gaya tubuh mereka cocok, dan yang paling penting: nantinya, tahankah saya “membaca” dia untuk waktu yang sangaaaaaaaaaaaaat lama.

Setelah semua cocok,
baru masuk ke jenjang yang lebih mantep: pacaran.

Gue sering ngerasa emotionally attached dengan sebuah buku, kangen kalau ngga ngebaca tuh buku setelah waktu yang cukup lama. Ngerasa sayang, sampai-sampai kalau orang mau pinjem gue bakalan dengan galak teriak “engga boleh!”. Perjalanan panjang untuk jatuh cinta dengan sebuah buku, setelah dipikir-pikir cukup sama dengan merasa nyaman dengan pacar kita masing-masing.

kanan sayang kiri..
kanan sayang kiri

Namun, pacaran dengan orang yang tepat punya satu kriteria khusus: sanggupkah kita, setelah membaca lembaran demi lembaran hidup masing-masing, tumbuh tua bareng, dan pada akhirnya ketika ketemu hanya bisa diam karena tidak ada lagi yang bisa diceritakan.. sanggupkah kita berdua untuk gandengan tangan saja dan berada dalam suasana sunyi yang penuh kenyamanan.

Sanggupkah?

Pertanyaan itu tidak bisa dijawab dengan jawaban simpel seperti: “Kalau gak mampu, cari aja yang baru”. Tapi untuk direnungkan, dipikirkan, dan pada akhirnya berkata, “Oh, bagaimana kalau kita tulis kisah kita berdua sendiri. Cerita dari hasil pemahaman kita atas diri masing-masing, dan ekspektasi atas apa yang mungkin nanti terjadi.”

108 thoughts on “pacar

  1. call of duty world at war e the conduit sono snttaolo i primi “esperimenti” di giochi hardcore su wiie guardate gia che buoni risultati. La politica che che c’era ( ora lentamente sta prendendo un altra rotta pur salvaguardando la precedente), non mirava per niente a titoli hardcore, vuoi perche la davano come console spacciata rispetto alle altre ( adesso sappiamo che tutto il contrario ), vuoi per pubblicita e mobbing spietato e negativo nei confronti di essa; nessuna SH ha voluto rischiare di programmare giochi hardcore anche su wii .ma ora a distanza di 2 anni e mezzo si sono dovuti ricredere viste soprattutto le ottime vendite che quest’ultima sta riscontrando sul mercato. Sono curioso di vedere la grafica del wii quando sara sfruttata a pieno.Inoltre , per cortesia, smettiamola di ricriminare che il wii come una PS2 perche non assolutamente vero; anche se il wii solo 3 volte piu potente del gamecube ( sono delle valutazioni molto grossolane, anche perche ci diverse fonti che vedono il wii tra le 5 e le 6 volte piu potente del gamecube collocandolo ampiamente sopra un terzo ma non sopra la meta della potenza di una 360 ) sarebbe comunque largamente piu potente di una PS2 perche gia il cubo all’epoca era quasi 2 volte piu performante della PS2.La piega che i giochi sul wii sta prendendo appare cambiata e buona quindi non ci resta che attendere visti anche i nuovi hardprogetti che prossimamente vedremo sul wii. ciao a tutti ! PS. qualcuno ha smash brawl una buona connessione di rete ? se volete fare qualche sfida questa la mia chat

  2. An html email is really just a small weitbse. It can be one page or it can be more than one page. The best results would come with just creating a simple html template for your email. The key thing to remember is that all your images and links need to contain the exact urls that contains the images. This is true even if the html file is located on your sever. When the recipient opens your email, the html is no longer on your server. It is simply an html page within their browser. Your images will be broken if you do not include the entire path in the html.I would recommend something like Dream Weaver to create your templates. I hope this helps.

  3. i just loved this duo! albumnya Attack Decay Sustain Release bener-bener bisa bikin kita nsrdabea tanpa musti mikir keras. nice, playthebeat mengangkat duo UK ini. My fave track is Tits & Acid and ofcourse Hustler

  4. If You are using an enterprise mail eversr with a public IP it is possible that this address has been black listed, so the other mail eversrs are refusing all mails from yours. Check if this is the case, if so, there is a procedure depending of the eversr in which your IP is listed, just type in google blacklist ip and You will find some websites to check if this is your case and what to do.

  5. I’ll gear this review to 2 types of ppoele: current Zune owners who are considering an upgrade, and ppoele trying to decide between a Zune and an iPod. (There are other players worth considering out there, like the Sony Walkman X, but I hope this gives you enough info to make an informed decision of the Zune vs players other than the iPod line as well.)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>