talkshow at matraman

Deadline pekerjaan dan Ujian Tengah Semester adalah kombinasi yang mematikan. Minggu kemaren, gara-gara ujian tengah semester, gue harus bergadang sedemikian rupa ngapalin bahan ujian. Belom lagi pontang-panting ngerjain take home test, belom lagi harus nge-review kerjaan kantor, bikin laporan evaluasi, intinya.. gue tinggal nunggu mati kebanyakan kerjaan.

Nyontek pas ujian juga makin lama makin susah. Apalagi kalo yang ngawas galak. Gue sempet dapet pengawas yang lagi hamil, yang kerjaannya ngeliatin gue dengan sinis terus-terusan. Kalau di kelas ada yang ngomong satu orang aja, dia langsung teriak, "Itu soalnya kan udah dibagiin, JANGAN BERBICARA!!!!". Serem bener. Jangan-jangan si pengawas dulunya dihamilin oleh mahasiswa dan berniat membalas dendam, gak juga tau deh.

Eniwei, hari minggunya gue talkshow di Gramedia Matraman, ngebuka rentetetan talkshow untuk buku Radikus Makankakus di tahun 2007. Gue udah sering bikin talkshow, tapi entah kenapa talkshow kemaren gue deg-degan banget sebelom naek ke atas panggung. Sampe-sampe gue dua kali pipis, saking nerpesnya. Engga tau ya, gue takut aja talkshownya gak rame, talkshow kurang seru, atau pas talkshow tiba-tiba ada monyet rabies lepas gigit orang-orang, pokoknya takut banget.

Eh ternyata, begitu naek ke atas panggung, semuanya lancar-lancar aja. Lucunya, pas lagi cerita di atas panggung, ada provokator entah dari mana yang mendaulat, "RADITH KAYANG! KAYANG!" Gue kayang deh. Berhubung dah lama gak kayang, badan gue bunyi-bunyi semua. Pulang ke rumah punggung gue pegel banget. Siapa pun kau yang mendaulatku untuk kayang, akan kutemukan dirimu!!!


mereka semua berpikir "kok radith lebih pendek dan lebih mirip homo dari yang gue bayangin ya?"

Setelah itu gue ngelempar-lempar buku ke penonton dengan kalap. Sempet dimarahin sama Alit sang moderator, "Radith! Itu buku bukan buat promosi!" Talkshow berlanjut dengan gue cerita soal proses penerbitan buku pertama sampai ketiga, lalu ngebacain cerita Balada Badut Mabok dari buku Radikus Makankakus. Materi yang gue sampein adalah materi yang biasa gue bawa di talkshow sebelum-sebelumnya. Hmmm, guess I have to start finding new ones.


"Oke, yang pernah merasa gue hamilin, tolong tunjuk tangan."

Acara tanya-jawab juga berlangsung seru. Banyak pertanyaan yang bikin gue gelagapan, seperti, "Radith, IQ-nya berapa?" atau "Radith, apa yang ada dipikiran lo waktu nulis buku kayak gini sih?" Jawaban atas keduanya adalah: kosong. Hehe. Seharusnya setiap penanya dapet satu kaos, sayang banget kaos yang dibagiin cuman boleh lima biji. Jadinya ada beberapa orang yang engga kebagian kaos.


Penonton yang gak sabar ngeliat Radith kena serangan epilepsi

Abis itu, acara booksigning dimulai. Entah kenapa banyak banget yang bolpennya gak sengaja gue colong. Begitu selesai talkshow, gue dapet lima buah pulpen di tangan gue, mereknya bervariasi mulai dari snowman sampai ke pulpen tinta biasa. Lumayan, bisa gue jual lagi untuk biaya sekolah Edgar.


Radith, yang ternyata tidak buta aksara

Semakin banyak buku yang gue tandatanganin, semakin gue ngerasa tulisan gue makin mirip cacing. Ternyata tulisan gue jelek banget, berasa nulis pake pantat. Di acara ini juga ada poto-poto, nah bagi yang kameranya rusak setelah memoto muka gue, yah.. itulah resiko memotret orang yang terlalu ganteng. Hehe.

Wow, it's been a great talkshow. Gue seneng banget bisa ketemu sama temen-temen pembaca yang sama antusiasnya sama gue yang pengen ketemu mereka. Untuk minggu ini, gue akan ada talkshow di London School, Gramedia Semanggi, Gunung Agung Citraland, dan Gramedia Pondok Indah Mall. Jadwal lengkap, bisa dilihat di sini. Oh ya, talkshow gue di Gramedia Depok di cancel. Huhuhuhu. Anyway, see you in my upcoming talkshows!

PS: Ternyata weekend kemaren web gue over-bandwidth lagi. Fear not, gue akhirnya mesen unlimited bandwidth untuk website ini. So, it wont happen again. Love you, readers!


jadwal talkshow

Pemenang Kontes Aku dan Buku Radithku

First of all, ada perubahan jadwal talkshow gue di Jakarta. Pemasaran membatalkan talkshow gue di Mall Taman Anggrek tapi menambah jadwal gue di Gramedia Pondok Indah Mall. Daripada keder, untuk jadwal lengkap talkshow buku Radikus Makankakus gue, klik aja di sini. Ketemuan ya di sana. :D

Eniwei, bagi pembaca yang belom tahu, di awal bulan ini, gue dan Gagasmedia ngebuat kontes Aku dan Buku Radithku. Seperti apa kontesnya? Bisa dilihat di sini. Setelah menyeleksi 55 buah foto yang dikirim, yang hampir semuanya bikin gue ngakak geleng-geleng kepala, terdapatlah satu foto pilihan. Bukan berarti yang lain gak bagus, tapi foto yang menang ini benar-benar.. SARAP.

Sebagai wujud rasa terimakasih, nantinya gue akan buat satu buah halaman kompilasi, di mana semua foto kiriman dari dan data peserta yang lain akan gue tampilin di sana. Lucu-lucu dan kreatif banget soalnya. Oke deh, selamat buat Sukron, sang pemenang (gue gak tau dia nyesel apa engga abis ikutan kontes ini. Hahahaha). Pertanyaan gue untuk Sukron atas fotonya: Sukron, dingin gak? Keras gak rasanya? Gatel-gatel gak tete lo abis itu? Huahahahahahah. Ehm, ini foto dan penjelasan dari dia..

----

Nama: M.Sukron Prasetyo Nur Affandi (22 th), laki-laki.
Email: prasetyo_binaxxx@yahoo.co.id
Hp:08885539xxx
Blog: www.lelakiidamanmertua.blogsome.com (agak narzis ya!)
Kampus: Binawan Institute Health of Science, Jakarta Timur.

tiawati

Penjelasan atas foto:

Inilah Tiawati (nama impian gw klo jd cewek!), Ini foto gue ma buku Raditya Dika, Kambing Jantan ma Radikus. Dengan pemikiran tingkat tinggi, lahirlah terobosan baru, Novel Radith jadi barang yang sangat berguna bagi kaum hawa, kutang, dan telah gue patenkan menjadi ‘kutang-raditya-kakus’ ato disingkat menjadi "KURAKUS".

Dengan label "Kurakus", nama gue beredar di dunia fasion. Tidak hanya itu saja, gue juga merangkap sebagai model terseksi yang pernah ada untuk produk kutang. Dengan jam terbang yang lumayan padat, gue memiliki penghasilan yang paling tinggi dan gue bisa membiayai kuliah gue dan adek-adek gue. Dengan penghasilan gue ini, gue menduduki nomor 3 orang terkaya di bumi setelah JK Rowling dan Mak Erot.

Demi mendapatkan kualitas yang terbaik, perusahaan kami melakukan survey ke beberapa waria yang memakai kutang KURAKUS, begini pendapat mereka: “Ya ampyun nek.. Nyaman banget!! Pasaran gue jadi naik!!” pendapat Tina yang nama aslinya Toni, tersipu. “Kalo gue sih cucok banget dipake, serasa putri kayangan!!” kata Rina, sedikit manja. Itulah beberapa pendapat dari para konsumen kami.

Berdasarkan rating penjualan kutang tahun 2007, kutang KURAKUS menempati posisi pertama sebagai kutang yang paling banyak dipake para waria dan lelaki genit. Segenap karyawan PT. RADIKUS mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada mas Raditya Dika atas inspirasinya yang tiada tertandingi. Terima kasih.


about my book...

book of the month #1

Good news comes up setelah Lebaran. Buku Radikus Makankakus cetak ulang lagi, jadi udah cetakan ke-5 dalam waktu 1,5 bulan. Kata orang pemasaran sih memecahkan rekor cetak ulang terbanyak/tercepat Gagasmedia. Kemaren iseng mampir, di Gramedia PIM juga udah sold-out. Hehe. Jadi pengen seneng. Thanks guys, I really cant do it with out you guys. :)

Eniwei, berikut jadwal promosi talkshow Radikus Makankakus..

27 Oktober, jam 14.00, Gramedia Mall Taman Anggrek
28 Oktober, jam 15.00, Gramedia Matraman
2 November, jam 14.00, Gramedia Semanggi
3 November, jam 13.00, Gunung Agung Citraland
9 November, jam TBA, pameran buka Buku Production JOMBANG
10 November, jam 14.00, Gramedia Karawaci
11 November, jam 15.00, Gramedia Depok
13 Nomember, jam TBA, pameran buka buku production SEMARANG
17 November, jam 14.00, Gunung Agung Senayan City
18 November, jam 14.00, Gunung Agung Kelapa Gading

To Be Announced: Gramedia PIM
To Be Announced: Luar daerah lainnya (Surabaya, dll)

Seperti biasa, dalam talkshow gue akan ada pembacaan cerita dari buku Radikus Makankakus, ngobrol-ngobrol casual, booksigning, dan nyampah di mana-mana. Dalam setiap talkshow juga akan dibagikan 5 (lima) buah kaos Radikus Makankakus. Foto kaosnya di lihat di sini. Let's meet up and chat!

On a different subject, setiap bulannya gue akan me-review beberapa buku yang gue suka. Untuk bulan ini agak-agak subjektif sih, soalnya gue terlibat sedikit dalam proses editingnya. Mehehehe. Tapi, kid you not, ini adalah review sungguh-sungguh dari gue. So, untuk bulan Oktober, bertepatan dengan berakhirnya bulan puasa, gue mau nge-review buku ini nih..

Judul: The Food Traveler's Guide: Jajan Spektakuler Jakarta di Bawah 15 ribu
Penerbit: Transmedia Pustaka
Harga: Rp 25.000

food traveler guide

Biasanya, buku yang berhubungan dengan wisata kuliner terasa kering di mata gue. Gak ada personality-nya, cuman gambar makanan dan alamat. Ini yang berbeda dengan buku The Food Traveler's Guide, gaya penceritaan yang disajikan dalam buku ini membuat gue jadi ngerasa "deket" dan kerasa sentuhan personal-nya. Keluhan macet, dan teriakan "spektakuler" memberi warna tersediri selain foto dan daftar penilaian kenyaman, kebersihan, dan pelayanan yang ada dalam buku ini.

Biasanya pula, makanan yang enak juga makanan yang mahal. Gak tau ya, tapi menurut gue makanan di pinggir jalan lebih enak dibandingkan makan di restoran mahal (yang biasanya, udah mahal porsinya kecil pula). Entah deh apa lidah gue yang lidah kampungan kali ya? Hehe. Nah, makanan unggulan yang di-review setiap tempat dalam buku The Food Traveler's Gudie harganya di bawah 15 ribu perak. Dan jelas.. enak-enak banget. Enak dan murah? Segalanya di dunia ini mungkin, kawan.

Tempat makan yang sempet gue kunjungin dan di-review juga dalam buku ini di antaranya:

1. Nasi Bakar Cepoek Kalibata
Bayangin aja, Nasi Bakar ini saking enaknya buka jam 10 eh jam 12 udah ludes. Penjualnya cuman bikin beberapa aja. Gue sempet beberapa kali ke sana dan kehabisan, padahal tempatnya kelihatan sepi. Pertama kali makan nasi bakar ini gue juga hampir nangis. Enak banget bo. Sumpah.

2. Ayam Bakar Pati Unus
Gue fanatik sama ayam bakar ini. Tiap kali jalan sama temen-temen, pilihan kita untuk makan pasti ke Ayam Bakar Pati Unus. Temen-temen gue, yang udah enek karena keseringan diajak makan ke sini, pernah suatu waktu bikin konspirasi ramai-ramai menolak ketika gue ngajak makan ke sini lagi. Tapi emang, ayam bakarnya beda. Sambelnya juga pas. Gue udah makan di sini sejak kelas 2 SMU dan tetep.. gak pernah bosen.

3. Warung Pasta Kemang
Bedeh. Kudu wajib coba Spaghetti Panggangnya. Tempatnya cozy, dan waiternya kadang-kadang suka sok akrab gitu. Gue pas pertama kali dateng ke sana gue disambut dengan sapaan dari waiternya "Kok tumben sendirian, Mas?" Buset, ini juga pertama kali gue dateng kali ye.

All in all, buku ini ditulis dengan gaya bahasa anak muda. Penceritaannya juga lebih lugas ketimbang buku-buku kuliner lain. Seperti menyaksikan acara Wisata Kuliner di Trans TV tapi dengan pembawa acara yang lebih muda, fresh, dan tentunya dekat dengan kita.

Review lainnya dapat dilihat di sini.


jadwal talkshow

 1 2 3 Next