H-5: Laporan Setelah Press Screening..

Gue baru balik dari pers screening film Kambingjantan bersama media,
kebanyakan wartawan cetak dan televisi.

Beberapa hal yang gue catat pada pers screening tadi:

- Orang paling tertawa pas adegan Taksi dengan Edric, kedua saat Kebo dan Dika berdialog tentang "Harianto"
- Ada yang menangis terharus pas ngeliat adegan Dika dengan ibunya
- Gue sangat bersyukur banget ketika Mbak Windy, pemimpin redaksi Gagasmedia bilang, "Gue harus bilang dan gue harus akuin, acting lo bagus di film ini."
- Hampir di semua scene Edric orang pasti ketawa. Dan Edric mainnya keren banget parah, lucu tapi gak lebay. Seorang wartawan senior yang dateng screening bilang, "Edric, di Tulalit dan Kawin Laris kamu ngebanyol, tapi di film ini kamu berakting."
- banyak yang bilang, bagian drama di belakang-belakang film kebanyakan. Mungkin karena Ini masalah editing film dari 180 menit jadi 120 menit, jadi bagian yang emang subplot yang gak terlalu dramatik jadi diapus. Sisanya jadi malah berasa drama banget. Tapi, ada beberapa orang yang juga suka dengan drama-di-belakang-ini.
- beberapa hal yang "lucu di buku" ternyata kalau ditaro di film harus di tweak dikit supaya masuk dan jadi lucu di film.
- dialog yang lucu-lucunya works! Haha gue seneng banget. Comedy talky (komedi dengan percakapan) ternyata bisa dipake juga di Indonesia. Senang! :D

Overall, orang-orang suka sama filmnya.
And I am VERY pleased with the result.

Oh ya, sedikit informasi juga buat temen-temen yang belom tau, di film ini emang lebih fokus pada percintaan Dika - Kebo dan persahabatan Dika - Harianto. Hal ini emang disengaja, biar saling melengkapi antara buku, komik, film. Di buku adalah cerita sehari-hari blog Dika, di Komik adalah kehidupan perkuliahan Dika dengan teman-teman kuliahnya, sedangkan di film lebih fokus kepada Dika dan pilihan hidupnya beserta hubungan cintanya dengan Kebo.

Jadi, kalau ada yang nanya "filmnya beda ama bukunya ya?" (seperti yang wartawan-wartawan tanya berulang-ulang di press conference tadi) Gue bilang sekali lagi, seperti gue selalu bilang berkali-kali di blog ini... Film ini emang beda sama bukunya. Buku, komik, dan film adalah tiga rasa yang berbeda dari sebuah minuman berjudul Kambingjantan. So,  kamu gak harus baca komik/buku-nya dulu sebelum nonton film ini. Everyone's invited! :D

So, gue bakal nonton lagi bareng orang-orang di premiernya tanggal 3 Maret nanti,
setelah itu gue bakalan posting kalau ada pendapat/tambahan hal baru!

Ihiy.. Sangat-sangat bersemangat!


film kambingjantan

H-6: Yang Penting dan Yang Gak Penting

Gue baru bangun, mata masih separo, dan langsung ngeblog.
Ahhhh, senengnya punya wireless internet, masih bau jigong pun bisa internetan.

Ini yang penting:

banyak banget pertanyaan-pertanyaan dari pemenang lomba 250 tiket premier. Ada juga yang email kalau mereka belom ditelepon. Tim Kambingjantan juga bilang ada banyak yang handphone-nya tidak diangkat-angkat. Kalau kalian ada yang mo ditanyain, atau namanya di daftar pemenang tapi belom ditelpon, langsung aja kontak ke tim Kambingjantan di:
    Perwakilan Tim KJ untuk Pemenang Tiket Premier
    Sarah - 08568401175

Silakan hubungi Sarah, dan sampai jumpa di premiernya.

*

Ini yang gak penting:

gue baru sadar, pas bangun tidur guling gue tiba-tiba sarungnya copot gini. Padahal kemarin malem masih terbungkus dengan rapi. Selimut di atas kasur ini pun tiba-tiba geletakan di lantai. Apakah gue tidurnya se-grasak-grusuk itu? Hmmmm.

Ngomong-ngomong soal tidur, semenjak beberapa tahun lalu gue tiap malem tidur di kamar Edgar, bukan di kamar gue. Kenapa? Karena gue takut tidur sendirian di kamar gue gara-gara kejadian Hantu Rambut Poni yang gue ceritain di buku Babi Ngesot. Alhasil, gue sekarang tiap malem tidur di kamar Edgar. Edgar di mana? Edgar yah di teras jaga rumah (buset, emangnya doberman?).

Kamar gue juga tetep di pake sih, tapi kebanyakan cuman buat nonton DVD sama main game. Kamar gue juga dipake buat tidur siang, baca buku, atau sekadar main gitar. Kalau temen gue main ke kamar juga biasa ngumpul di situ.

Nah, untuk film Kambingjantan kamar gue ini enggak dijadikan lokasi syuting. Kita mengubah sebuah loteng rumah untuk disulap jadi kamar gue. Dan percayalah kawan, kamar gue di film... JAUH LEBIH BAGUS DARI KAMAR GUE YANG ASLI. Gue pengen banget kamar gue yang di film. :(

Coba bandingkan, ini kamar gue yang asli:


gitar terjepit, dan yak.. itu ada boneka Naruto. Jangan tanya kenapa.


TV ditaro deket pintu, kasur juga


kamar mandi deket lemari baju, tempat si rambut poni nongol

Sementara, ini kamar gue yang ada di film:


tempat tidur yang warna-warni. Di ujung ada balkon.


ruangan band yang nyambung sama kamar tidur


di depan tempat tidur, ada rak buku-buku dan komputer

Parah kan? Semua pemain yang take di kamar gue pada pengen punya kamar kayak gini. Art directornya, Allan Sebastian, ngeset kamar ini dari 0 lho, tadinya ini loteng/gudang bukan kamar. Gue udah bilang sama mas Allan, pokoknya kalau gue punya rumah gue pengen dia yang ngeset kamar buat gue.

Mandi dulu ah.


film kambingjantan

H-8: Pemenang 250 Tiket Premier

Akhirnya!
Wireless internet gue berhasil dipasang di rumah! Yeah!

Terimakasih pada teman-teman yang telah mengirimkan email kepada gue tentang tata cara memasang wireless internet di rumah. Sayang sekali... gue tetep gak ngerti. Hahahaha. Akhirnya orang speedy dateng ke rumah dan masangin. Lima belas menit doang beres. Sungguh berbeda dengan gue yang telah menghabiskan tiga hari ngutak-ngatik tanpa hasil.

Tapi, ternyata memasang wireless internet ada efek samping yang kurang baik. Baru aja siap-siap selimutan, mau nulis... eh jadi bisa buka Youtube. Download video. Abis itu... Facebook. Abis itu... MSN-an. Tahu-tahu malah, kayak sekarang, ngeblog. Hahahaha. Kapan nulisnya euy? Ternyata punya wireless internet tidak membuat jadi aktif bekerja, malah banyak distraction. Jadi gak produktif. Gue udah tiga jam malah browsing doang. Hahahahahahahaha. Ehm.

*

Gue baru aja nambahin salah satu lagi lagu di myspace OST-nya Kambingjantan The Movie. Yang ini lagu ciptaan Mas Yoyo berjudul "Cukup Dalam Hati", ini lagu tentang Harianto, sebagai orang Kediri yang pemalu, gak bisa nyatain cintanya secara langsung dan cukup dalam hati.

Salah satu liriknya yang pas banget sama Harianto: aku tak biasa memberimu kecupan, aku tak biasa membelaimu dengan mesra. apa jadinya bila aku tak biasa? aku tak biasa dengan ritual cinta. Pas gue lagi ngetik ini gue lagi nyanyi bareng lagu tersebut. Hahaha. Superfun.

Lagunya bisa didengar langsung di:

 http://www.myspace.com/ostkambingjantan

Menurut gue, ini lagu paling catchy sepanjang album OST.
Too bad ini gak jadi single andalan. Huhuhu.

*
Toko Buku Online Kutukutubuku.com bikin acara nonton bareng film Kambingjantan. Gue bakalan ada di sana juga. Yang tertarik bisa dilihat di http://blog.kutukutubuku.com/2009/02/24/nonton-bareng-kambing-jantan-the-movie/

*

Daaaaaaaan, sekarang, pemenang 250 Tiket Premier Film Kambingjantan,
download nama-nama pemenangnya di bawah ini (klik kanan, Save-As):

http://radityadika.com/wp-content/uploads/2009/02/daftar-tiket-premier.xls


Para pemenang seharusnya sampai hari ini sudah ditelepon sama Tim Film Kambingjantan. Untuk semua pemenang, baik yang udah ditelepon atau ada di daftar tapi belom ditelepon (entah karena sambungannya atau emang pas ngirim email gak ada nomor telepon), tinggal datang ke tempat premiernya yaitu di:
    Pondok Indah Mall XXI
    Selasa, 3 Maret 2009
    pukul 20.30 WIB (ralat dari sebelumnya jam 19.00)

Sampai sana tinggal sebut namanya sambil menunjukkan kartu identitas.
Semua nama yang ada di daftar pemenang sudah masuk guest list "Pemenang Lomba Tiket".

Sampai ketemu di sana, kawan!
Terimakasih sudah membantu kita dengan masang bannernya. :D

*

Untuk menutup, gue hanya ingin menegaskan: enak juga punya internet di rumah. Hahaha.
Bakalan sering ngepost pagi-pagi buta nih.


film kambingjantan

 1 2 3 Next  Last