PA: Day 6

Halah. Ternyata susah banget nyari waktu.

Sampai sekarang baru dapet 5 halaman. HAHAHAHAAHAHAHAHAHA. Gila gila gila gila. Tapi gak papa, yang penting ada progress walaupun tiap hari nambahnya cuman 1 halaman. Rencananya gue mau ngelarin weekend ini, tapi ternyata kemarin ada talkshow di London School dan talkshow di Pesta Buku Jakarta yang memakan waktu cukup lama. Gue kalo udah keluar rumah, suka males pulang lagi soalnya, makanya kalo ada talkshow kayak kemaren, gue pasti ngalor-ngidul dulu kemana-kemana, baru pulang ke rumah. Nah, sialnya, biasanya gue nulis di rumah. Alhasil, nulisnya gak mulai-mulai deh. Mehehehe.

Ngomongin talkshow, kemaren gue baru aja talkshow lagi sama Dio, setelah sekian lama gak ketemu. Selese ketemu Dio, gue ngobrol-ngobrol sama dia di hotel tempat dia nginep. Di sana Dio juga ngasih liat beberapa sketsa gambarnya untuk komik kambingjantan 2. Ini salah satunya:



Moga-moga jadi lebih oke dari yang pertama, tentu saja.
Gue sih sejauh ini sangat seneng dengan bagaimana gue dan Dio bisa kerja bareng seperti ini.

Terimakasih juga buat yang udah dateng ke talkshow gue baik di London School dan di Pesta Buku Jakarta. Gue selalu seneng talkshow di kampus, dan pas di London School crowd-nya asik banget. Panitianya juga baik-baik. Sedangkan, di Pesta Buku Jakarta, talkshownya outdoor dan terbuka buat umum, gue juga ngobrolnya berdua barengan ama Dio. So, it was two different sets of talkshows. Yang bikin seneng gue juga banyak dapet temen baru, terutama pembaca-pembaca yang pada akhirnya jadi teman baik. Nice to have you all, guys!

Eniwei, sampai saat ini gue juga masih berusaha mengupdate blog ini setiap waktu. Cuman kadang-kadang memang nyari waktu buka laptop jadi susah. Kalau ada yang tahu update gue ngapain aja, kayaknya lebih oke kalo nge-follow twitter gue aja di http://www.twitter.com/radityadika. Gue sehari bisa posting belasan kali via twitter, ini karena ngeposting di twitter lebih gampang dan mudah (tinggal ketik di blackberry, langsung send). Jadi gue bisa ngepost disela-sela apa pun yang gue kerjakan. Sekarang udah ada hampir 7000 orang yang follow, so it's all good. :)


Blog

PA: Day 2

Kemarin akhirnya gue bisa menulis "Proyek Alfa" sebanyak 2,5 halaman. Hohohoho. Menurut itungan gue, supaya first draft bisa kelar dalam waktu dua minggu, gue butuh sebanyak 5 halaman/hari. Berarti, gue ketinggalan 2,5 halaman. Hmmmm. Tapi tak apa, segitu aja udah bagus menurut gue. Tinggal ngejar ketertinggalan halaman di hari ini.

Hal yang paling merepotkan dalam menulis, terutama pada masa-masa kayak gini, adalah menemukan waktu menulis dengan konsisten. Selama ini, karena kurangnya waktu, gue menulis secara sporadis: di Blackberry pas lagi nungguin orang, di laptop pas lagi di mobil, dan di kantor kalo lagi bosen. Sayangnya, dengan jadwal tidur yang semakin sedikit pula, gue jadi ngantukan dan kalau ada waktu kosong biasanya gue gunakan buat tidur.

Itu problem yang pertama.
Problem yang kedua, adalah adanya kerjaan lain.

Lawan berat dari Proyek Alfa, selain me-maintan kantor, adalah proyek menulis lainnya, yang saat ini sedang sangat mendesak adalah sebuah film layar lebar (bukan dari buku gue) yang lagi gue tulis untuk Maxima Pictures. Rencananya hari ini gue meeting sama produser dan calon sutradaranya. Gue pribadi sih suka sama calon sutradara yang mereka ajukan. which I cannot tell here sebelum semuanya fix. Nah, jika di meeting hari ini semuanya oke, berarti gue harus mulai menulis skenario untuk film tersebut. Ini berarti, lawan berat lagi untuk Proyek Alfa.

Proyek lain lagi, yaitu Komik Kambingjantan 2, buat gue gak terlalu menyita waktu, karena nulis skrip komik itu sangat ringan dibandingkan menulis buku. Plus, gue juga bisa nyicil nungguin Dio yang masih terus menggambar.

Yang jelas, sekarang yang harus dilakukan adalah menjadi jeli: mencari waktu renggang di antara jadwal yang padat dan memanfaatkannya semaksimal mungkin. Maju tak gentaaaar!


menjadi penulis

Buku "Proyek Alfa", Dimulai!

Okay.
I'm gonna be honest with you guys.
Gue kena writer's block.

Sekarang udah hampir setahun gue nulis buku kelima gue, Marmut Merah Jambu, dan masih stuck. Ini yang terjadi selama ini: gue nulis sebanyak lima halaman hari ini, besok gue apus sepuluh halaman. Besoknya lagi nulis sepuluh halaman, pas dibaca gue apus lagi lima halaman. Sampai saat ini gue belum bisa maju-maju dari sekitar 60%. Mungkin terdengarnya udah banyak ya, udah 60%, tapi itu juga masih draft 1. Ini berarti, ini baru first draft gue, belum gue re-write/tulis ulang. Biasanya, buku yang siap gue kasih ke penerbit (dan editor) untuk diproses adalah buku yang masuk draft 4, atau empat kali ditulis ulang. KALO GITU KAPAN MO SELESENYA?

Itu kabar buruknya.
Sekarang kabar baik.

Kemarin, pas gue lagi di Gramedia bareng Mbak Windy, tercetus ide luar biasa, yaitu membuat sebuah buku baru (lagi) yang agak beda dari buku-buku gue sebelumnya. Gue belom bisa cerita banyak tentang bukunya, tapi yang jelas proyek ini gue sementara gue namakan "proyek Alfa". Dan ternyata, ide untuk "proyek Alfa" ini mengalir dengan sangat cepat.

Tepat di pagi buta hari ini gue ketawa-ketiwi brainstorming sendirian di kamar dan udah banyak banget yang bisa masuk ke buku proyek Alfa ini. Dan gue jadi mikir.. NAH LHO KOK JADI LUCUAN SI PROYEK ALFA INI? Dari pengalaman, gue tahu yang namanya good idea itu adalah ketika it makes you excited sampai gak bisa tidur. Sewaktu dapet ide cerita Ciliwungman (di Kambingjantan) gue mengalaminya. Begitu pula dengan Di Balik Jendela - Cinta Brontosaurus. This is when I know, "Proyek Alfa" is one of the funniest shit I'm gonna create.

Katanya, seorang penulis jika sedang terkena writer's block bisa menemukan kreativitasnya kembali dengan mengerjakan proyek yang sama sekali lain. Oke, gue juga lagi nulis script film, tapi gue ngerasa gue butuh "jalan-jalan" dulu menulis buku lain, terutama semenjak Marmut Merah Jambu enggak kelar-kelar.

Thus, atas nama kelacaran menulis dan keluar dari writer's block, gue memutuskan:
Marmut Merah Jambu gue pending dulu.
dan sekarang gue lagi ngerjain buku "proyek Alfa."


Tiba-tiba, tercetus ide liar kembali dalam kepala gue (pagi buta hari ini nampaknya malam penuh dengan ide liar). Jadi begini, salah satu problem seorang penulis, adalah kebiasaan menunda-nunda. Nah, daripada gue nunda-nunda nulis, dan gak kelar-kelar, kenapa gue gak nulis progress per hari tentang buku ini aja di www.radityadika.com ini? Yak, gue bakalan nulis semacam diary perjalanan sebuah "Proyek Alfa" dari halaman pertama. Gue bakalan nulis di sini, kegiatan day-by-day yang gue lakukan untuk menjadikan buku "Proyek Alfa" ini hidup. Ini gue lakukan dengan harapan untuk memberikan gue semacam tanggungjawab, semacam deadline untuk menyelesaikan naskah ini.

Iya kan? Why not?
Dewi Lestari pernah punya blog seperti ini ketika dia menulis Perahu Kertas.
Neil Gaiman, (somewhat) menulis progress dia di blog per hari sewaktu menulis American Gods.

Kenapa gue enggak?
Kita kan sama-sama penulis.. walaupun gue lebih cemen. Hehe.

Thus, target deadline gue sepanjang menulis day-by-day progress report atas "Proyek Alfa":

- first draft buku Alfa selesai dalam dua minggu
- draft empat selesai dalam minggu berikutnya
- final draft untuk di kasih ke editor
- revisi dari editor selama seminggu/dua minggu
- Terbit yah yang jelas gak lama-lama.. Hehe

So, wish me luck, guys. Gue akan mencoba untuk mengupdate blog ini tiap hari untuk memberitahukan progress "Proyek Alfa". Semua-semuanya. Apa yang bakalan kalian baca selama beberapa post ke depan adalah gue sesungguh-sungguhnya dalam bekerja. It might be boring, but it will be fun ride.. I guess. Hehe.



Let the writing begins!


proyek alfa

 1 2 3 Next