Tentang Koala Kumal

Buku terbaru gue, Koala Kumal, akan terbit tanggal 17 Januari 2015.

Buku ini ditulis selama 3,5 tahun (buku terakhir gue adalah Manusia Setengah Salmon yang terbit tahun 2011). Seperti buku-buku gue sebelumnya, Koala Kumal adalah buku komedi tentang pengalaman pribadi gue, seluruhnya dari kisah nyata.

Gue akan cerita sedikit kenapa judulnya Koala Kumal. Jadi begini, beberapa tahun yang lalu gue menemukan foto ini di sebuah situs online:



Ini adalah koala yang ada di New South Wales, Australia, yang pulang kembali ke rumahnya (hutan) setelah rumahnya ditebangi. Ketika dia pulang dia kaget menemukan rumahnya menjadi tidak sama lagi. Dia tahu ini adalah rumahnya, tapi sekarang terasa asing untuk dia..

Nah, buku Koala Kumal adalah soal tempat nyaman yang ketika kita tinggalkan, lalu kembali lagi.. kok tempatnya jadi beda. Cerita-cerita di dalam buku tersebut rata-rata adalah soal itu. Ada tentang gue waktu SD berteman, tapi ternyata temen-temen gue kok lama-lama jadi gak sama lagi. Ada soal  ketemu mantan, tapi kok dia sekarang jadi orang yang berbeda. Ada tentang bagaimana patah hati yang terhebat bisa membuat kita sendiri yang jadi gak sama lagi. Total ada belasan cerita dalam buku ini. Walaupun temanya terdengar serius, tapi seperti buku, film, dan karya gue sebelumnya, buku Koala Kumal tetap komedi. Istilah gue, komedi pake hati.

Seluruh isi buku tersebut adalah kisah nyata, berasal dari pengalaman gue pribadi. Prosesnya sejauh ini sudah sampai editing naskah dan pembuatan design cover buku. Sebelum bukunya terbit gue akan membuat pre-orde buku bertanda-tangannya. Pastikan kamu kebagian ya!


about my book...

Bantuin Project Terbaru Gue Yuk!

Gue baru saja memproduksi sebuah serial Youtube baru, berjudul Raditya Ngomongin Cinta. Serial komedi ini akan membahas pandangan absurd gue terhadap cinta, setiap pembahasannya akan diadegankan oleh aktor dan/atau standup comedian. Di episode pertama gue membahas soal ngapel, kamu bisa melihatnya di bawah ini:

JQBzSl_p9rM

Rencananya satu season Raditya Ngomongin Cinta akan terdiri dari 10 episode. Namun, memproduksi sebuah serial dengan kualitas televisi memerlukan uang yang tidak sedikit. Untuk total 10 episode kami membutuhkan 276 juta rupiah. Biayanya mencakup: kru yang harus dibayar secara profesional, aktor dan pemain pendukung, riset untuk tema episode, membeli konsumsi, menyewa kamera + lampu, menyewa genset, menyewa lokasi shooting, membayar jasa untuk post-production (grafis, editing, sound, grading), dan biaya lainnya


Sebagian pendanaannya gue dapatkan dari Youtube ads (iklan yang muncul sebelum video bermain), namun ternyata itu juga tidak cukup. Hal ini tentu sangat berat untuk gue yang membiayai project ini sendiri, karena gue tidak membuka product placement dari brand apa pun agar serial ini nyaman untuk ditonton.


Gue pun berpikir untuk melakukan crowdfunding, yaitu fans memberikan donasi ke sebuah project lalu mendapatkan imbalan dalam bentuk lain. Di luar negeri, praktek ini sudah lazim, banyak Youtubers berhasil membuat serial Youtube-nya menjadi kenyataan, contohnya Video Game Highschool dan Happiness and Cyanide.

Di Indonesia sendiri sudah cukup banyak yang melakukan crowdfunding, contoh salah satu yang berhasil adalah Mira Lesmana dengan project film Atambua 39 celcius.

Nah, dengan ini gue ingin mengajak teman-teman membantu project Raditya Ngomongin Cinta dengan memberikan donasi. Bantuan kalian akan digunakan untuk membiayai produksi Raditya Ngomongin Cintasampai dengan 10 episode. Sebagai rasa terimakasih gue, semakin besar donasi yang kalian berikan, maka semakin besar imbalan yang akan gue berikan.

Imbalannya dari mulai email ucapan terimakasih, video khusus untukmu, sampai ke boleh main di salah satu episode. Kalau kamu mau ikut memberikan donasi, klik ke:

www.BantuinRaditYuk.com

Terimakasih untuk yang menyumbang, dan mudah2an ini era baru untuk kreator di Indonesia! 


about my book...

Tahun yang Sibuk!

Tahun 2014 sebentar lagi berakhir. Gue inget banget di awal tahun gue bilang ke diri gue sendiri kalau gue tidak mau banyak-banyak amat bikin karya karena gue mau lebih banyak liburan. Tapi, tetep aja, tahun ini gue mengeluarkan dua film, Marmut Merah Jambu dan Malam Minggu Miko Movie. Gagal liburan lagi deh.

Tahun ini sebentar lagi berakhir, dan gue masih ada satu karya lagi yang ingin gue bereskan di tahun ini. Doakan semoga semuanya lancar-lancar saja! 


about my book...