Postingan yang Seharusnya Gak Penting Untuk Ditulis.. Hehe..
November 8, 2008 , 9:37 pmTadinya gue gak mau nanggepin sih dan mau posting foto-foto shooting,
tapi gerah juga lama-lama..
Nampaknya postingan gue yang kemaren menimbulkan banyak asumsi-asumsi yang aneh-aneh. Jadi daripada banyak yang salah nebak dan jadinya rancu, gue mau jelaskan sedikit bahwa: 1) Iya, gue jadian sama Fiza (bukan Edric! Demi Tuhan, bukan Edric!) 2) gue putus sama Diva bukan gara-gara Fiza, dan 3) gue masih orang yang sama seperti dulu.
Kenapa bisa timbul asumsi-asumsi aneh, komentar-komentar miring,
sampai gue harus bikin postingan seperti ini?
Gampang aja: gue baru saja sadar bahwa banyak banget orang yang menilai sebuah kejadian tanpa tahu apa yang terjadi sebenarnya. Banyak orang yang mengambil kesimpulan hanya dari apa yang mereka lihat, baca, dan tiba-tiba nebak sendiri. Banyak yang mengambil kesimpulan tanpa tahu apa yang terjadi di antara gue dan Diva, bahkan gue dan Kebo. Mereka tidak tahu apa yang sebenar-benarnya terjadi, lalu merajut informasi yang sepotong-sepotong ini menjadi fantasi mereka sendiri. Alesan gampangnya: orang selalu tertarik dengan cerita-cerita yang bombastis… jadi dengan informasi sepotong-sepotong ini mereka akan berusaha untuk membuatnya jadi sedramatis mungkin.
Begitu gue nulis ini gue juga baru selesai telponan sama Diva, dan gue cerita tentang banyak komen-komen seperti itu. Lucunya, dia biasa aja. Dia tahu sekarang gue jadian ama Fiza, dan dia juga gak pernah cerita apa pun ke orang lain. Gue masih baik-baik aja sama Diva, kita masih temenan baik. Diva bahkan mau rekaman satu lagu untuk album soundtrack KambingJantan The Movie, yang akan diproduseri Yoyo Padi.
Jadi,
semua asumsi itu salah.
Hmmmmmm… Gue jadi inget lagi kenapa gue harus berhenti menulis cerita yang terlalu pribadi dan sensitif ini di blog: karena tidak semua yang terjadi pada diri gue dan hubungan-hubungan gue harus gue ceritakan. Dan tidak banyak orang yang cukup dewasa untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri dan menilai cerita orang lain dengan setengah matang.
Banyak hal yang tidak bisa gue buka di sini karena memang terlalu pribadi: alesan gue kenapa gak bisa balik lagi sama Kebo hingga detik ini (dan itu bagi gue sakiiiiiit banget) atau alesan kenapa gue putus sama Diva. Gue gak bisa cerita, karena… it’s too personal, bukan diumbar untuk dibaca 4000 orang per hari blog ini dan banyak hidup yang terlibat di cerita gue. Kalau gue cerita, gak bakalan jadi fair buat Kebo, gak bakalan jadi fair buat Diva. Yang jelas, gue gak pernah mutusin orang gara-gara ketemu orang baru. Yang jelas, gue gak pernah membuat mereka sebagai korban.
Jujur, gue bisa sama Fiza karena waktu itu gue udah putus sama Diva, dan gue menemukan orang yang bisa “ada” di sebelah gue, setidaknya saat itu. Gue ngerasa kalau gue ketemu Fiza di kesempatan yang lain, katakanlah di sebuah pesta ulangtahun, atau apa pun itu, pasti gue bakalan “jadi” juga sama dia. Sesimpel itu aja. Sama seperti orang-orang pada umumnya: mereka lagi gak ada pacar, ketemu orang cocok, dan semuanya lancar-lancar aja… jadi deh. Wajar kan? Jadi gue heran… kenapa harus dibuat gak wajar.
Rasanya cukup ah gue ngebahas ini di satu posting aja. Postingan berikutnya gue mau balik lagi ngomongin filmnya, ngomongin komik. Rasa-rasanya gue juga kapok untuk ngomongin hal-hal pribadi lagi di blog gue ini. Gue jadi nyadar, banyak kepala yang membaca bisa berarti banyak penilaian yang aneh. Gue paham itu.
Banyak juga yang merasa takut gue akan “berubah” setelah film ini. Satu hal yang harus temen-temen tahu: pembaca gue adalah segalanya buat gue. Gue bisa besar dan tumbuh dan difilmkan seperti ini adalah karena pembaca gue. Gak banyak hal yang bisa gue janjiin, tapi satu yang gue bisa pegang pasti: gue gak pernah lupa sama orang yang membesarkan gue. Gue gak pernah lupa sama pembaca gue, semua adegan yang ada di film, semua tulisan yang ada di buku, adalah jembatan emosional gue dengan orang yang mengapresiasi karya-karya gue.
Satu hal yang gue sangat sukai dengan menjadi penulis: menulis sesuatu adalah kegiatan yang sangat emosional, dan buku gue adalah media yang selalu gue pake untuk bercerita ke orang lain, untuk punya perasaan di dengarkan, untuk tahu bahwa di suatu tempat di suatu waktu, ada orang yang baca buku gue dan tertawa atas sesuatu yang gue tulis. Itu terlalu berharga untuk gue tutupin demi popularitas dan gaya-gayaan belaka. It’s true.
So, don’t you all worry, I won’t forget my roots. Gue gak bakalan jadi orang songong ala ala artis-artis itu lah. Gue gak bakalan operasi plastik, kawin di Amerika, atau punya anak adopsi dari Etiopia. Suwer samber geledek.
Satu hal lagi yang harus gue sampaikan:
I might not always know what I want.
But I always be true to myself.
Udah ah. Cukup ngomongin beginian. Gak penting abis. Berasa artis sinetron aja. Gue sampai detik ini selalu merasa, gue hanya seorang anak muda biasa yang cukup beruntung untuk punya buku, dan sekarang lain main film. Gue hanyalah orang yang berusaha memanfaatkan kesempatan yang gue dapat dengan sebaik-baiknya. Sama seperti kalian.
PS: Foto-foto syuting udah menumpuk, gue kayaknya mau bikinin FLICKR dan segala macemnya. Ada saran tempat nyimpen foto online di internet gak?
PS lagi: Hari ini gue ada di O Channel di program Work Hard Play Hard jam 22.30, dan besok gue ada di O Channel jam 23.00
Tentang Cinta di Film Ini…
November 6, 2008 , 12:05 amSepertinya cerita-cerita tentang gue shooting adegan-adegan gue yang dulu dengan Si Kebo menimbulkan email-email seperti ini:
- Email dari Dendi
Halo Dit, salam olah raga.
Kenalin nama gue Dendi.Ada satu hal yang udah lama pengen gue tanyain ke elo sejak Cinta Brontosaurus terbit sampe sekarang FIlm Kambing Jantan dibuat. Di buku Cinta Brontosaurus banyak nyeritain tentang kisah cinta lo sama si Kebo, meskipun ketika buku itu terbit lo dah putus sama si Kebo. Trus, di Film KJ (Kambing Jantan or Kris Jayanti) juga nyeritain ketika lo masih pacaran sama si Kebo.Nah yang gue pengen tanyain, kira2 lo tau ga sih gimana perasaan si Kebo karena kisah cintanya sama lo waktu dulu dijadiin film gitu. Lo udah minta ijin belum sama dia? Terus gimana perasaan Diva, cewe lo sekarang tentang ini? maksud gue bukan tentang lo berakting mesra sama Fiza yang meranin si Kebo, tapi tentang lo yang mengulang kembali kisah cinta lo sama mantan lo di film ini.
Apalagi sekarang lo lagi syuting scene yang-menurut-gue-paling-romantis-di-buku-cinta-brontosaurus yaitu nonton Kulturfest di FIBUI.Dan (apalagi) ngebaca tulisan lo di blog lo dulu, ketika dia nanya “mungkin ga kalo lo berdua bareng lagi?”….. wuiiih, gue ga ngebayangin aja perasaan si Kebo if she watch this movie.
So, i’m waiting your answer….and if you have guts, i dare you to post the answer in your blog…
hawahwahwhahwahwahhahwahahhhwhawhahhawhah
Salam Mulikum.
Dendi Riandi
Jujur, sewaktu gue ngasih tau ke Si Kebo kalo gue bakalan memfilmkan Kambing Jantan dan kisah cinta kita bakal jadi salah satu tema sentral di sana, dia gak setuju. Dia gak pengen gue memfilmkan apa yang pernah terjadi di antara kita berdua, entah dengan alesan apa. Tapi, setelah gue nelpon dia, ngomong baik-baik dan ketemu… dia akhirnya setuju. Gue juga yakin Si Kebo yang asli adalah orang yang cukup dewasa dan terbuka untuk hal-hal seperti ini.
Banyak yang nanya juga ke gue, “Nanti Si Kebo ngeliat filmnya gimana ya? Bakal nostalgia gak ya? Kalo lo gimana Dith? Bakal keinget-inget yang lama-lama gak?” Terus terang gue bakalan jawab film ini tidak akan mengubah apa-apa di antara kita berdua. Si Kebo, gue yakin, bakalan nonton film ini dengan biasa-biasa aja… karena kita emang udah waaaaaaaaaaaaaaaay over it banget. Hubungan kita emang udah putus sejak tiga tahun yang lalu, dan bagi gue emang udah jadi cerita lama aja. Gue juga selama memfilmkan film ini, gak pernah membayangkan Fiza sebagai Kebo dan mengingat kembali adegan-adegan kita… karena emang gue udah jauh berjalan dari situ. Cerita antara gue-Kebo hanya akan jadi semacam cerita cinta manis-pahit yang orang lain biasa alamin, yang coba gue share melalui media film. Gue dan Kebo yang ada di dalam cerita film ini bagi gue seperti orang lain aja, yang gak ada hubungannya dengan gue dan Kebo yang sekarang.
Masalah Diva… Hmmmmm, satu hal yang temen-temen juga harus tahu, gue udah dua bulan ini putus sama Diva. We have our own reasons, termasuk soal kesibukan dan hal lainnya… putusnya juga baik-baik. Gue mulai dari tahun lalu agak gak suka kalo gue nge-share hal pribadi banget dalam hidup gue, jadi emang gak pernah gue bagi di sini. Diva dan gue remains good friend. Menjawab email di atas, sewaktu KJ akan di filmkan dan gue bilang ke Diva dulu pas dia masih jadi pacar gue, “Nanti di film ini aku memainkan kisah cinta aku dengan Si Kebo lho. Kamu gimana?” Diva waktu itu santai-santai aja, dia juga tahu ini untuk film.
Untuk saat ini, gue baru jadian sama orang lain. Siapakah dia? Tebak sajaaa. Hehehe.
***
Komik KambingJantan dalam proses naik cetak. Dalam waktu dekat gue bakalan ngebahas habis di blog tentang komik ini. Dan gue sangat sangat sangat percaya, komik ini adalah salah satu karya gue yang paling lucu, all out, dan serius ngegarapnya yang pernah gue bikin, thanks to Dio.
****
Beberapa hari yang lalu Fiza menjajah laptop gue dan menulis ini di draft posting gue:
- Hallo hallo temen2 pembaca raditya dika.Back with me (caelah..) Herfiza Novianti.ini sekarang Fiza (kebo) lg yg nulis blog nya dika. hehe.. lama2 ini blog jadi punya gwe deh. hahahahaa..Jujur,gara2 kmrn dika nyuruh gwe buat nulis surat konfirmasi di blog ini, gwe jadi ketagihan buat nulis blog lg. Yang ada sekarang kalo kita lg di lokasi pasti gwe selalu bilang “mbing,posting blog lg doonk.. aku yg ngetik deh. yah? yahh?!” klo Dika sih seneng2 aja soalnya gwe minta nya sambil peluk2 Dika (loh!? enggak denng..) hahahaa..Makanya gw mau minta izin dulu sama temen2 pembacanya raditya dika. klo gwe suka iseng nulis di blog nya dika. maap2 klo besok2 gw lagi yg nulis bog nya dika. boleh yah.. yah.. yaaaahhhh?!!
Apa temen2 pembaca juga setuju klo nama blog nya kita ganti aja.. jadi herfizanovianti.com???? oke,klo kalian pada setuju. yg cowo gw jadiin pacar (ehem..!!!) klo yg cewe gw jadiin sahabat.. hihihihih.. gak deng bcanda, yg ada gwe besok2 dibakar ama temen2 pembacanya Dika.
Oia,kata nya Dika banyak yg pengen kenal lebih deket sama gwe yah (pede abis..) hehe.. boleh2 aja kok klo temen2 mau ngasih pertanyaan2 buat gwe,nanti dikirim aja pertanyaan2 nya ke raditya.dika@gmail.com trus nanti pertanyaan2 itu dipilih sama Dika abis itu gwe jawab deh. oke setuju temen2?? toss dulu ah biar ga slek!!!
Yaudh,gwe tunggu pertanyaan2 dari temen2 yah. seneng deh bisa kenal sama kalian semua!! sampe bertemu di postingan2 berikutnya (kalo dikasih izin juga sama Dika..) hehe.. makasih banyak ya temen2. dadaaaaaahhh!!!! kisskiss
Fiza emang cukup kagum dengan gue yang sangat dekat dengan pembaca gue. Dia juga pengen kenal, pengen ngejawabin, dan terbuka ngejawabin semua pertanyaan dari pembaca yang ada hubungannya dengan dia sebagai pemeran Si Kebo, atau hanya sekadar lawan main gue di film Kambingjantan. So, kalau ada yang tertarik, be a nice guy/girl and ask her anything di raditya.dika@gmail.com, pake Subject “Pertanyaan Untuk Fiza” biar gampang misahinnya ya.
***
Masih nyambung, setelah gue ngepost foto-foto gue sama Fiza kayaknya banyak yang ngefans sama dia, terutama cowok-cowok…
- Komen dari oedhien:bos fotonya fiza seutuhnya dunk ditampilin di blok loe,,
So, here you go:

gimana gue gak kebanting coba?

adegan di mobil dengan Fiza berdandan ala setan cina
***
Shooting film KambingJantan makin mendekati masa-masa akhir! Deg-degan banget. Di postingan-postingan berikutnya gue bakal share lagi beberapa foto shootingnya yah. Kemaren-kemaren gue udah terlalu ribet sama acting dan dialog gue, jadi sering banget lupa bawa kamera ke lokasi. Hahahaha.
Stay tune in this blog, guys.
Kalo ada apa-apa kalian bisa nanya atau apa pun ke raditya.dika@gmail.com.
Thanks for reading! Love my readers so much! ![]()

