Hujan di Bulan Januari Ini…

Bagi temen-temen yang udah beli komik Kambingjantan dan ingin meminta pertanggungjawaban atas rusaknya otak, susah makan, atau busa yang keluar dari semua lubang tubuh… silakan datang ke:

Talkshow komik Kambingjantan

17 Januari 2009: 14.00 WIB Gramedia Depok
18 Januari 2009: 14.00 WIB Gramedia Pondok Indah Mall
24 Januari 2009: 14.00 WIB Gramedia Citraland
25 Januari 2009: Pameran Buku Cikarang (info menyusul)

Dio dan gue bakal ada di sana. Kita bakalan talkshow, makan beling, loncat melalui lingkaran api, dan narik truk pake gigi… oke, mungkin tidak. Bagi yang mau nanya-nanya soal cara bikin komik sama Dio, silakan dateng. Bagi yang mau nanya caranya bikin Ayam Goreng Saus Mentega sama gue, silakan dateng. Kebetulan gue emang baru belajar masak. See ya there.

***

Dan sesuatu yang gue tulis di dalam Kedai Kemang, di saat hujan mengguyur di luar:

Life is not about waiting the storm to pass. It is about dancing in the rain.”

Ah, musim hujan. Aku selalu suka hujan. Ada romantisme tersendiri dari hujan, entah kenapa, mungkin datang dari percampuran antara cemas menemukan tempat berteduh, pengharapan melihat pelangi pas hujan selesai, dan merenung sendiri dari balik kacamata yang berembun. Hujan membawa itu semua: cemas, harap, dan perenungan.

Aku suka hujan. Aku suka menyetir mobil di bawah hujan sambil melamun, melihat jalanan melalui kaca yang dipenuhi oleh titik-titik air. Lalu aku menghapusnya dengan wiper, yang tentu saja percuma, hanya untuk melihatnya basah kembali: setitik demi setitik demi setitik demi setitik… hingga aku menghapusnya lagi. Dan ulangi. Lalu aku menyetel radio, bernyanyi sumbang, yang tersamarkan oleh bunyi kaca yang ditempa air. Aku suka tidak bisa mendengar suaraku sendiri. Aku suka dibungkam tanpa sengaja.

Aku suka hujan. Terutama aku suka bau air yang bercampur dengan tanah, bau lumpur samar itu. Aku selalu menciumnya dengan brutal, menghirup dalam-dalam dan menahan napas, supaya tidak terlupakan oleh bau yang lain. Aku ingat, sewaktu masih kecil, aku selalu suka menari di bawah hujan, teriak bersama teman-teman dan mengecap rasa asin yang mampir di bibir. Dan ketika keesokannya harinya meriang? Aku gak peduli.

Tapi aku selalu takut dengan badai. Dengan kemampuannya untuk merusak, menghancurkan yang telah ada. Menyapu bersih apa yang pernah aku bangun. Menelan semuanya dalam satu kali jentikan jari, atau kurang. Badai dengan angin kencang, petir nyaring, dan kilatan yang menyilaukan mata. Badai bisa membuat orang hilang. Badai bisa membuat orang bimbang. Badai bisa, menyesatkan.

Dan ketika badai semacam itu datang,
yang diperlukan hanyalah keberanian untuk menari di bawah hujan.

Hei, kamu. Pegang tanganku.
Kita menari bersama. Ya?

Postingan yang Banyak Linknya

Bagi yang gak sempet nonton Bukan Empat Mata. Ini video-video Youtube-nya. Ehm, gue sadar tanpa kacamata gue menyadari muka gue emang kayak orang abis kebanyakan ngisep lem Aibon… atau ngisep Baygon.. atau ngisep zat apa pun lah yang bisa membuat mata gue tinggal segaris kayak gitu.

Ini yang gue bawa-bawa ember dan kayang di televisi:

Ini yang gue gugup banget dan gak nyambung pas ditanya:

Ini yang pas semua orang berdisko eh gue malah nari tor-tor:

Oke. Gak ada yang bener. Gue semua sepakat kalo gue emang freak.
Moving on.

***

Ada yang membuat analisa kenapa gue gugup di Bukan Empat Mata di http://katasandi.com/6-hal-kenapa-raditya-dika-gugup-di-empat-mata/

***

Review-review tentang Komik Kambingjantan di dunia blog yang masuk ke email gue:

http://kucingkung.blog.friendster.com/

http://tuannicogarukgarukpala.wordpress.com/2008/12/30/si-kambing-masuk-komik-memasuki-dunia-kambing/
http://mmuach-mmuach.blogspot.com/
http://hanyakeisenganbelaka.blogspot.com
hyperrbolangnyangsang.blogspot.com
http://indyluphmeong.multiply.com
http://kingdomheartsgame.blogspot.com
http://letseelioul.multiply.com/journal/item/50/Dari_Mata_Naik_ke_Otak_Ngakak_di_Mulut
http://mulaibelajargila.blogspot.com
http://phebhe01.blogspot.com/2009/01/raditya-dika-comics-addicted-review.html
http://sikacamataitemputih.blogspot.com
http://h3lmysatria.blogspot.com
http://gusti-micca.blogspot.com/
http://upsgakpenting.blogspot.com
http://www.benablog.com/2009/01/komik-kambing-jantan.html
http://hayohloe.blogspot.com
http://macangadungan.com/2009/01/review-komik-kambing-jantan-emang-segitunya/
http://boot-dh.blogspot.com/search/label/review%20komik%20KambingJantan
http://aldopoenya.wordpress.com
http://hud2dhax.blogspot.com
http://gitaloveblog.blogspot.com/
http://nenkywayberdisko.blogspot.com

***

Gue termasuk orang yang ngikutin perkembangan kasus graphic novel yang ditunggu-tunggu filmnya, Watchmen. Watchmen adalah graphic novel yang paling unik tentang superhero yang digambarkan ditolak oleh masyarakat yang harus dipending gara-gara studionya berantem. Pas gue baca NewYorkTimes.com hari ini, di http://www.nytimes.com/2009/01/10/movies/10watc.html?em, I found huge relief begitu tahu kasusnya (somewhat) kelar. It’s gonna be awesome.

***

Gue baru balik dari Ratu Plaza setelah sekian lamaaaaa banget gak belanja DVD ke sana. Jadi hari ini gue mau males-malesan sambil nonton DVD. Beberapa DVD yang gue beli:

Dexter season 3: man oh man, season 1 dan 2-nya aja keren banget. Gue sampai beli novelnya. My favorite anti-hero, Dexter.
Pineapple Express: Setelah nunggu lama, akhirnya dapet yang bagus… hidup Judd Apatow! Gue cukup kecewa dengan Forgetting Sarah Marshall tapi gue punya ekspektasi tinggi untuk yang ini. Terutama yang main si Seth Rogen, gue suka semenjak dia masih jadi penulis di Ali G.
Curious Case of Benjamin Button: Film ini dangkat cerita salah satu penulis favorit gue juga, yang tulisannya sering dikasi contoh sebagai “cara menulis yang benar”, F Scott Fitzgerald. Menurut gue setiap penulis atau orang yang mau belajar menulis paling tidak harus membaca karyanya dia yang legendaris, The Great Gatsby. I know I did.

It should be awesome.

Bikin kopi, nyalain AC,
nonton DVD dulu aaaaaah.

Menjadi Penulis Lagi

Syuting kelar… berarti kembali menjadi penulis!

Man, ternyata nulis itu ngangenin. Udah lama banget gue gak lama diem di depan laptop, ngetak-ngetik sambil ketawa sendiri bikin tulisan buat buku kelima, komik, atau skrip film lagi. Haaaaaaah. Selain itu, gue juga kangen banget talkshow! Kangen menggila sambil stand-up, kangeeeeeeen abis-abisan. Untungnya, hari Minggu ini gue bakal ada talkshow di Bogor. Berikut informasinya kalau ada yang mau ngeliat gue talkshow (di sana gue mau ngeluarin materi-materi talkshow baru):

    Acara Jurnalistik BONJOUR
    IPB Darmaga Bogor
    Gedung Auditorim Andi Hakim Nasution
    Minggu, 16 November 2008
    jam 08.00 – 13.00
    Pembicara sesi 1 Titien Wattimena,
    pembicara sesi 2 Raditya Dika (gue).
    HTM Rp 30.000

Terakhir gue denger dari panitianya mau ada Monty Tiwa juga untuk ngisi sesi lain. Tapi I’m not sure juga sih. Buat temen-temen Bogor pada dateng ya, gue sumpah kangen banget talkshow. Hahahaha. Mau bales dendam hari minggu nanti!

***

Pikiran pertama sebagai penulis yang terlintas di kepala adalah: KOMIK KAMBINGJANTAN APA KABAR?! Udah banyak juga yang nanyain soal komik KambingJantan di email/komen gue. Terus terang gue udah lama gak nanya-nanya perkembangannya karena emang pikiran gue lagi penuh banget sama semua syuting-syutingan. Nah, biar gak penasaran, gue nanya langsung perkembangan komik Kambingjantan ke Windy Ariestanty, Pimpinan Redaksi Gagasmedia, selaku penerbit buku komik Kambingjantan.

Ini jawaban yang gue terima minggu lalu:

    binky,soal komik kambingjantan. gue cuma mo kasih tau progress-nya aja
    biar lo bisa berak dengan tenang ya.
    komik udah selesai diedit. semua udah lengkap.
    cover juga udah selesai dibuat. tinggal diseparasi.
    basically, semua udah beres. tinggal separasi semua materi lalu naik cetak.
    tapi, kita lagi nunggu wangsit, kapan enaknya komik ini diluncurkan. ;p
    senin, gue baru mau rapat lagi sama pemasaran untuk ngomongin kapan komik ini
    enaknya ada di toko buku secara serentak.

So, seharusnya Desember bakalan udah nongol. Iya nih molor terus, tapi emang Gagasmedia lagi nyiapin program promo komik yang seru. Di antaranya ada kuis dengan hadiah yang menang bakal digambarin komik sama Dio dengan baik, ada bagi-bagi merchandise kayak tas, baju, atau boneka komik. Pokoknya macem-macem, nanti kalau ada kabarnya gue pasti taro infonya di blog lagi.

Cover komiknya udah jadi, dan ini yang bakal nongol di toko buku:

Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang masuk tentang komik lain: 1) Komik ini gak ada sistem pre-ordernya, dan 2) Cerita di Komik KambingJantan bakalan beda dengan cerita di film atau bukunya. Menurut gue, komedi di komik ini jauh lebih lucu daripada di bukunya, mungkin karena visual banget kali ya? Sekali lagi, thanks to Dio! Haha.

***

Rekaman soundtrack untuk film KambingJantan sebentar lagi dimulai! Yang menjadi produser untuk lagu-lagu di soundtrack ini adalah Mas Yoyo PADI. Lagu yang udah pasti masuk itu lagu ciptaan gue dan temen band, Selamanya (dibikin dua versi). Mas Yoyo bakal ngerekamin ulang lagu itu biar tambah keren dan ciamik dibandingin hasil rekaman gue yang kualitas demo dan cemen itu. Hehe. Selain itu, juga bakalan ada lagu Adelaide Sky dari Adhitya Sofyan

***

Ada berita online tentang gue di sini. Gue juga ada di For Him Magazine yang baru terbit bulan ini. Gue juga bakalan ada di MTV What’s Up hari Sabtu, 22 November di Global TV jam 13.30.

***

Oke deh lanjut menjadi penulis lagi. Gue masih ada deadline bikin ebook tentang diary shooting film KambingJantan dengan XL. Deadlinenya tanggal 15!!!! AAAAAAAAAAAH!!!!!! Doain cepet selesai.

Smell ya later.

Talkshow Stories

UPDATE (04/06/08):

Bakalan ada liputan tentang gue hari Jumat 14.30 WIB di TV One.
Nonton ya! Hehe. :D

====

Ada hal yang menganggu pikiran gue belakangan ini:
Kenapa sekarang di talkshow gue, mulai banyak anak SD yang dateng?

Di talkshow Gramedia Depok kemaren, ada dua anak SD yang dateng. Satu cewek, satu cowok, mereka berdua duduk di lantai. Gue sempet nanya namanya si anak SD cowok, tapi gue lupa. Gue agak kasian ngeliat si anak SD itu, tertawa lepas tanpa dosa… sementara otaknya diracuni sedikit demi sedikit. Dia tidak menyadari apa yang terjadi pada dirinya. Kasihan kamu, Dek. Yang bikin gue prihatin nanti kalau pas masuk sekolah di tanya sama gurunya..

Guru si Anak SD: Jadi, kamu akhir pekan kemaren ngapain, Nak?
Anak SD: Akuh.. akuh.. akuh kemaren dateng talkshow penulis buku, Bu..
Guru si Anak SD: Wah, hebat kamu ya. Kecil-kecil sudah rajin membaca. Ibu bangga punya murid seperti kamu. Ibu boleh tahu penulis buku apa, Nak?
Anak SD: BABI NGESOT!!!!!!!
Guru si Anak SD: Astagfiruloh.

Bukannya jadi presiden,
mungkin dia akan menjadi supir President Taxi.

Di satu sisi, gue ngerasa pembaca gue juga mulai melebar ke arah lebih tua juga. Di beberapa talkshow gue nemuin ada emak-emak yang nonton talkshow gue. Waktu talkshow di Bandung, ada emak-emak pake jilbab mesem-mesem minta tandatangan gue. Yang lebih parah, begitu sampai di meja, si emak ini malah nyodorin lipstiknya buat minta cap bibir gue. Gue, karena gak mau ngecewain penggemar, langsung make lipstik tersebut. Yang gue gak tau: itu lipstik baru aja bekas dia pakai. Oh my god, itu adalah ciuman pertama gue dengan emak-emak. Rasanya? Sepet.

Balik lagi ngomongin talkshow di Depok kemaren, talkshownya rame banget. Banyak blogger juga yang dateng dan ngepost soal talkshownya ada di sini, sini, sini, sini, dan sini. Ada juga videonya di sini

Ada yang ngirim foto juga ke email gue, ini dari pembaca, pas gue lagi kayang:


gue pun menggumam, “Hmmm, kayanya, ada yang menjret keluar dari celana.”

Sementara,
foto gue kayak babi lepas dari blognya Ridu:


babi minta kawin

Pas di akhir-akhir sesi booksigning, ada cowok yang minta poto sama gue. Gue sih ngerasa biasa aja pas sesi poto, tapi kok ada hawa-hawa ga enak gitu ya.. gak taunya dia BERPOSE DENGAN MUKA PENGEN NYIUM GUE. Gue kira penderitaan gue sampai di sana.. gak taunya.. DI TIBA-TIBA NYOSOR NYIUM PIPI GUE DAN KABUR DENGAN MONYETNYA. Huhuhuhu. Aku kotor, mama… aku hina.. aku sudah tidak suci lagiiiii!!!!!! AKU SUDAH TIDAK SUCI LAGIII!!!!!

Dan hari ini, gue dapet email:

email dari tara:

radith,
temen gw si luki minta gw ngirim poto dia ke elo.
haha.
minta di pajang euy. hihi.

TARA

Pas gue liat potonya… Kampret. Ini si cowok yang kabur tidak bertanggungjawab itu! Hehe. Nih gue pajang fotonya. Tapi kenapa muka gue sok imut pengen disosor gitu ya?!!! Jangan-jangan.. tidak, aku tidak mungkin. Mama, aku ingin normal, Mama. AKU INGIN NORMAL! (heboh sendiri)


jangan oom, jangan.. jangan oom.. AUHHH..

Terlepas dari disosor cowok berkumis,
God… I love talkshows!

(Btw, Luki, jangan marah ya, kumis lo eksotis kok. Sumpah, tajem-tajem menggelinjang.. bisa buat bocorin pala orang.)

Besoknya, dari Depok gue talkshow lagi kali ini ke Gramedia di Mall Matahari Daan Mogot. Phew, beda dari talkshow di Depok, talkshow gue kali ini sepi. Entah emang tempatnya yang terpencil dan tidak sesuai dengan target market buku gue, atau emang I just don’t welcomed here. Hehe. Di Daan Mogot gue engga stand-up, cuma duduk dan ngobrol-ngobrol sama pembaca yang udah dateng. Vibe-nya emang rada beda kalo talkshow sepi.

Anyhooo… Talkshow minggu ini adalah:

Sabtu,7 Juni, 16.00, Gramedia BSM Bandung (area fantasi.. Tadinya jam 2 tapi salah yang bener jam 4 sore ya)
Minggu,8 Juni,14.00, Gramedia Bintaro plaza

See you good folks there!

From Semarang With Ngantuk

Next talkshow:

Jumat, 9 Mei 2008, pukul 2.30 PM: Gramedia Merdeka, Bandung

(Btw, kemaren setelah dapet klarifikasi, pembatalan talkshow gue di Gramedia Merdeka beberapa minggu yang lalu bukan karena kesalahan Gramedia, tapi karena miskomunikasi dengan pihak yang mengundang.)

Hey readers, gue sekarang lagi online di hotel Grasia, Semarang. Gue dateng ke Semarang untuk seminar di Universitas Diponegoro dan talkshow Babi Ngesot di beberapa Gramedia. It went well. The only problem is, gue gak dapet tiket pulang untuk hari Minggu, jadi gue balik ke Jakarta hari Senen. Sialnya, jadwal promo gue berakhir hari Minggu jam 2 siang. Jadi deh gue bengong-bengong di Cafe Hotel sambil menikmati internet wireless gratis.

Satu hal yang menarik, di Semarang entah kenapa banyak banget yang menanyakan keberadaan Mbip. Dua talkshow yang gue datengi, pertanyaan favorit adalah pertanyaan tentang Mbip. Sedangkan, kalo gue ke radio, pertanyaan favorit orang-orang radio adalah: ‘Radith, kamu belom mandi ya?’ yang biasanya gue jawab dengan nada meratap, ‘Muka gue emang kayak gini.’ Setelah gue pikir-pikir, emang muka gue selama ini akhir-akhir ini berantakan, terlebih dengan rambut yang udah tumbuh dengan liar dan panjang. Makin engga beraturan aja. Tapi, gak tau kenapa, gue malah jadi pengen gondrongin rambut.


di Prambors Semarang: amatilah muka orang susah ini

Di Semarang, baik talkshow maupun radio, gue juga banyak ditanya tentang bagaimana menulis sebuah tulisan komedi. Bagi yang inget, mungkin tahu kalo gue sempet nulis beberapa metode untuk menulis komedi dengan tulisan Konseptualisasi Komedi dan Schopenhauer. Tapi, setelah gue baca ulang, rasa-rasanya tulisan itu terlalu ribet. Gue lagi nyusun tips singkat buat menulis komedi yang nantinya bisa di download secara gratis dari sini.

I have to tell you, terus terang gue gak ngerasa udah cukup jago untuk nyusun buku tentang menulis komedi yang mantep. Di Amerika sana, seorang stand-up comedian biasanya harus “beredar” dulu selama 5 tahun baru dianggep jago. Lha, gue sendiri baru 3 tahun (Kambingjantan terbit 2005) serius nulis komedi. So I can’t say I’m good, but I will share something that I know. :)

Oke, deh waktunya jawab email…

Email dari Paams:

oi radith..kambing..dikung..atau apapun nick name elo xD, mau nanya niiih. buku lo yang ke-4 kan, Babi Ngesot itu, baru keluar.. Kalo buku lo baru keluar gitu, suka ada perasaan ‘merinding’ gitu ga sih? kalo buku pertama mungkin semua penulis merinding + geli kali yaa.. kalo elo dik? secara udah masuk buku ke-4 dan lo sering talkshow. Perasaan ‘merinding geli-geli’ gitu masih ada gak? Bangga,mungkin? adek-adek lo jadi pembaca setia lo ga? terus sodara-sodara lo (sepupu, paman, nenek,kakek) gitu tanggepannya gimana, lo nulis tentang sesuatu yang ‘ga biasa’ ditulis para penulis?hehehe.. segitu pertanyaan gue.

Paams

nb : kalo emailnya dipajang di web lo tampilin link gue ya!
www.paams.blogspot.com

see ya!

Waduh, nungguin buku terbit bener-bener gak enak. Sehari sebelom Babi Ngesot terbit di pasaran, jujur, malemnya gue gak bisa tidur. Tengah malem bangun, mikirin orang ngebeli buku itu dan ngebaca tulisan yang gue buat dari beberapa bulan yang lalu.. it is really frightening. Kayanya untuk tahu orang akan baca tulisan gue di angkot, atau someplace di mana gitu. Perasaan geli-geli-deg-deg-an itu juga sangat berasa.

Soal adek-adek, mereka pembaca setia gue juga. Mereka rajin baca setiap buku baru yang gue baca. Gak cuman itu, mereka juga rajin “meracuni” temen-temennya yang lain, walaupun mereka belum cukup nalar untuk membaca buku-buku seperti ini. Jika anak SD yang salah membaca buku gue, hal yang menyakitkan hati dapat terjadi, seperti apa yang Edgar bilang ke gue minggu lalu..

Edgar: Bang, temenku ada yang baca buku Abang lho.
Gue: Terus, dia bilang apa?
Edgar: Dia ada komentar Bang.
Gue: Apa komentarnya?
Edgar: Dia ngomentari covernya.
Gue: Kenapa? Jelek? Bagus?
Edgar: Dia nanya.. ‘Emangnya kuping Abang kamu kayak babi ya, Gar?’
Gue: …

Oh anak SD temennya Edgar,
cepatlah tumbuh besar dan berkembang.

Gue juga dapet email/komen dari temen-temen yang memberitahu bahwa mereka ngereview Babi Ngesot di website mereka. Beberapa di antaranya gue pajang di bawah:

Review dari http://ratubaris.blogspot.com:

    Huwaaahh! Cara mendramatisirnya itu loh yg bikin salut. Berlebihan ala telenovela. Tp lucu mampus!! Inti cerita sebenernya sederhana, tapi tergantung bgmn penulis bertutur. Seperti kata Djenar Maesa Ayu, “Tidak semua orang pandai bercerita.” Radit jelas jago. Jelas lihai mengolah kata guyon jadi cerita yg khas ‘Kambing BGT’.

Review dari http://syalalla.blogspot.com/

    Menurut gue Babi Ngesot emang bagus, lucu, sukses bikin gue ngakak-kenceng-ngagetin dan nyokap gue nengok ke gue, ngeri, takut anaknya keracunan babi. terus besoknya juga gue nyempetin baca ulang beberapa cerita, yang berarti buku ini bikin gue pengen ngulang baca. tapi kayanya babi ngesot gak bisa (atau belum?) gue masukin jadi buku nomer satu-nya radit, karna gue tetep lebih suka kambingjantan yang menurut gue paling parah lucunya. terus di buku ini juga gak ada cerita sedramatisir Di Balik Jendela yang bikin gue mikir, bisa juga Raditya Dika jadi orang beneran.

Lagi-lagi ada orang yang suka Di Balik Jendela. Kayaknya tulisan gue yang itu banyak yang suka. Ada pembaca gue yang dateng ke talkshow gue dan minta ditandatanganin di bab Di Balik Jendela, karena dia bilang, ‘Ini bab yang paling aku suka’. Ada juga pembaca di Purwokerto yang bilang,

Dia: Mas Radith, gara-gara Di Balik Jendela, aku ngikutin usaha Mas Radith ngeluapin orang. Aku pergi dari Purwokerto ke Jakarta untuk ngelupain seseorang..
Gue: Gila lo.. terus gimana? Bisa ngelupain?
Dia: Engga.
Gue: …

Nampaknya,
melupakan seseorang jauh lebih sulit dibanding sekadar naik bus antar kota, eh?

Eniwei, gue jadi ngantuk. Uts, udah pagi ternyata. Lima jam lagi pesawat gue cabut.
Tidur dulu.. Misi ah. :D