Postingan Setelah Lima Bulan

Beberapa minggu yang lalu, ada wartawan yang bertanya sama gue, "Mas Radit, kok belum nulis blog lagi? Terakhir Februari kalau gak salah." Gue cuma bisa bengong sebentar, dan pelan menjawab, "Oh iya, saya punya blog ya..." Pada detik itu gue baru sadar, iya sih gue belum nulis apa-apa selama lima bulan. Five freakin' months.

So here you go.
Sebuah postingan baru.

Gue gak tahu kenapa gue jadi jarang nulis blog lagi. Semakin lama semakin jarang. Mungkin karena twitter yang lebih praktis, dan pas gue mau nulis blog apa yang mau gue sampaikan udah tertuangkan semua di twitter. Atau juga mungkin semenjak standup comedy meledak tahun lalu, gue jadi semakin jarang nulis. Sekarang waktu gue lebih banyak dihabiskan untuk keluar kota untuk undangan standup comedy, atau shooting program yang ada kaitannya dengan standup comedy, seperti jadi Standup Comedy Indonesia Season 2 (Kompas TV) dan Galau Night (Metro TV).

Tapi, gimana pun juga blog adalah tempat di mana gue memulai semuanya. Mudah-mudahan gue bakal lebih sering lagi untuk nulis di blog ini. Mudah-mudahan kalimat barusan yang gue tulis juga gak jadi kayak sebelum-sebelumnya di mana gue udah mau rajin nulis tapi tetep jarang nulis di blog ini.

Buat yang mau tahu gue lagi sibuk ngapain aja:
- Gue ada sebagai bintang tamu rutin di Galau Nite Metro TV, tayang setiap malam minggu jam 22.30.
- Gue ada sebagai juri di Standup Comedy Indonesia season 2 Kompas TV, tayang setiap malam minggu jam 20.30. Episode terakhir akan tayang malam minggu ini.
- Gue lagi ngerjain skenario film Mertua Dari Neraka, semoga bisa shooting taun ini.
- Gue lagi nyusun buku baru, dijadwalkan terbit tahun depan.

Segitu dulu deh. Biar posingannya cakep dikit (atau jijik dikit, tergantung lo suka kucing tanpa bulu atau enggak), ini poto kucing gue yang paling baru, namanya Ping dari ras Sphynx:


menjadi penulis

One of The Most Exciting Things 2011..

Tahun lalu ditandai dengan berbagai macam hal yang seru.
Salah satunya adalah kebangkitan Standup Comedy di Indonesia.

Nah, gue digandeng oleh TUC untuk keliling Indonesia dan melakukan standup + workshop di kota-kota. Ini exciting banget buat gue, karena gue bisa ketemu sama temen-temen yang suka nonton standup, menghibur mereka, dan pada akhirnya, pada sesi workshop, mengajari mereka untuk bisa ngelakuin standup juga.

Acaranya beda dari kebanyakan yang pernah gue lakukan. Di Bandung, gue standup di Bober Cafe. Di Malang gue di Universitas Brawijaya dan di Jogja gue di Universitas Negeri Yogyakarta. Masing-masing tempat punya kelebihannya masing-masing, tapi gue tetep ngebawa sesuatu untuk pulang. Crowd-nya antusias, gokil, dan gak takut untuk nyoba standup comedy juga.


ini pas standup comedy di Bober


kalo ini pas di Unbraw


pas di UNY, ada peserta yang mau maju dan nyobain ikutan standup

Di antara itu, gue sempet dikerjain juga sama TUC, dengan program mereka yang namanya tweetjack. Jadi, intinya gue ngetwit laper, dan gue disergap aja gitu sama pasukan pemadam kelaparan TUC. Muka gue bodoh banget pas lagi disergap, seperti bisa dilihat di vidoenya:



Anyway, it's been fun. Sayang banget udah gak keliling lagi sama TUC.


menjadi penulis

Proofread Terakhir Manusia Setengah Salmon. Deg2an Kampret.

Kemarin gue seharian nongkrong di kantornya penerbit Gagasmedia, untuk mem-proofread hasil setting buku Manusia Setengah Salmon. Proofread adalah proses mengecek ejaan, tata letak, dan hal-hal di dalam naskah sudah benar. Ini adalah langkah terakhir dalam rangkaian penerbitan buku, sebelum akhirnya naik cetak.

Kesalahan dalam naskah yang ditemuin pas lagi proofread ditandai pake pulpen merah, lalu naskah yang sudah ditandain ini dikasih lagi ke setter, untuk diperbaiki. Biasanya proses proofread ini dilakukan sampai 3 - 4 kali. Tujuan: supaya naskah benar-benar bebas dari kesalahan.


alat untuk melakukan proofread: pulpen merah dan tangan keren

Gue sendiri dapet ngecek hasil proofread yang keempat, jadi kesalahan ketik sudah hampir tidak ada sama sekali. Tapi tetep aja, gue masih nemu kesalahan-kesalahan lain, seperti jarak antara huruf yang renggang, atau terlalu dempet.


contoh kesalahan yang ditemukan, yaitu kata yang grammarnya salah


contoh pesan dari editor yang ditempel di naskah proofread


coretan-coretan di naskah proofread

Semakin lama Manusia Setengah Salmon semakin dekat pada waktu terbit.
Hiiiiiii. Deg2an, kampret.


menjadi penulis

 Prev 1 2 3 4 Next  Last