H-9: Ndoro Kakung, DagDigDug.com, dan This is a Blog Movie Afterall…

Comment by Email

di simpan di : film kambingjantan
February 24, 2009 , 7:52 am

Sebelum ngapa-ngapain, just want to let you know…
Besok nama pemenang 250 tiket premier bakal di umumin di sini.

***

I am a blogger.

Semakin lama, semakin ke sini gue jadi sadar bahwa gue harus back to my roots, yaitu sebagai sebuah blogger. Selama ini hampir banyak media dan orang yang sudah nonton duluan film Kambingjantan mengkategorikan filmnya sebagai film “komedi remaja gak biasa” atau “komedi cerdas” atau, kalau ini yang kami bilang, sebagai “dramedy - drama comedy”. Tapi, beberapa minggu terakhir ini gue sadar, gimana pun juga… ini adalah film tentang blogger. Tentang kambingjantan.com.

Jadi gue blackberry-in Ndoro Kakung, yang which is a very famous and influential blogger (dia nomor 5 di Top 100 Blog Indonesia, gue nomer 6), dan janjian tukeran post. Gue bakalan ngomongin tentang pentingnya nge-share idea, memperluas jaringan di blog, dan dia bakalan ngobrolin opini & ekspektasi dia terhadap film Kambingjantan.

And. salah satu sarana share idea dan komunitas yang bisa temen-temen coba adalah lewat dagdigdug.com, sarana blog hosting yang, kalau gue liat-liat, lebih ke community-based. Agak beda ama wordpress ama blogspot, lewat dagdigdug semua blogger, khususnya blogger Indonesia, lebih berasa connected. Jadi kalau temen-temen ada yang belom bikin blog sama sekali dan pengen langsung “nyemplung” ke komunitas blog Indonesia bisa coba dagdigdug.com di http://dagdigdug.com . Dagdigdug lebih berasa seperti “apartemen”, di mana tetangga-tentangga bisa berbagi kabar, idea, cerita, secara gampang.

Gue kenal dengan juragan dagdigdug.com, Paman Tyo - which is also a famous blogger, nomor 1 di Top 100 Blog Indonesia. Dan pas launching dagdigdug.com beberapa tahun lalu gue juga diundang, tapi emang gak sempet dateng. Gue akhirnya bales dendam kepada Paman Tyo dengan mengundangnya ke gala premier Kambingjantan tanggal 3 Maret nanti, gue juga mengundang Ndoro Kakung, dan beberapa blogger top Indonesia lainnya. Bapak Wimar Witoelar dari perspektif.net bakalan datang, and made me very very happy. Gue ngefans banget sama Wimar Witoelar, and seperti gue, I know he is a Seinfeld fan (buku kumpulan esainya berjudul “A Book About Nothing“, memelesetkan show-nya Seinfeld yang disebut sebagai “A Book About Nothing”). Mbak Dewi Lestari udah gue blackberry-in tapi ternyata tanggal segitu Mbak Dewi lagi ada di Bali, yah bener-bener disayangkan… gue pengen banget Mbak Dewi datang, soalnya dulu pas gue SMA, gue jadi sangat semangat menulis gara-gara Mbak Dewi.

Balik lagi ke soal blogging.

Apa yang Kambingjantan dapatkan dulu besar dari komunitas blog. Gue besar dari komunitas blogger. Dulu gue gabung sama sebuah komunitas blog di Indonesia, tapi sayang abis itu mereka udah jarang kedengeran lagi. Mungkin teman-teman blogger bisa gabung sama dagdigdug.com, start making up your blog dan socializing. Gue dulu mulai dari 3 orang yang ngebaca blog gue, dan semakin gue bersosialisasi, ngunjungin blog lain-lain, jadi nambah 20-an orang perhari, gue sempet terharu saat lihat statistik ada 100-an orang yang datengin, sampai sekarang ada 6000-an visit per hari. I am really grateful. So, go blogging and have that kopi darat soon.

I know I miss my kopi darat. :D

PS: Oh, menjawab pertanyaan-pertanyaan via email, no, wireless internet gue belom dipasang-pasang.

H-13: Mencoba Ngeset Wireless Internet di Rumah.. Dan Gagal Dengan Terhormat

Comment by Email

di simpan di : rumah & keluarga
February 20, 2009 , 12:02 am

Di rumah gue baru masang speedy (yak, betul sekali sodara-sodara… setelah berinternet berabad-abad lamanya, keluarga baru masang speedy sekarang). Speedy-nya juga cuman modem biasa gitu sih yang dipasang di komputer ruang keluarga.

Pas pagi-pagi keluar rumah gue menggumam, ‘Oh, sekarang rumah gue punya internet juga. Hebat. Hebat.’

Siang-siang, gue jadi berpikir, ‘Hmmm. Kenapa enggak internet rumah dijadiin wireless aja? Besok minta tolong orang masangin aaah.’

Ya, wireless. Alangkah nikmatnya jika gue punya wireless internet di rumah: bisa ngeblog sambil lompat pagar, nyiram taneman, nyebrang jalan, kerja bakti membersihkan lingkungan (walaupun gue gak tahu kenapa gue aktif banget melakukan itu semua sambil ngeblog). Maka agak sore gue berpikir, ‘Hmmm, kenapa gak gue coba pasang wireless internet sendiri ya?’

Gue google cara masang wireless internet, nemu http://www.microsoft.com/athome/moredone/wirelesssetup.mspx. Wow, sepertinya gampang sekali. Di sinilah semuanya terjadi.

Gue, sebagai orang yang impulsif, sebelom ke kampus mampir bentar ke Ratu Plaza, langsung beli wireless router sama wireless access point. Lanjut ke kampus bentar, terus ke rumah dan langsung ketemu Edgar yang lagi mainan internet pake Speedy.

Gue: Edgar.
Edgar: Ya, Bang?
Gue: Gimana menurut kamu kalau… INTERNET RUMAH KITA WIRELESS?!

Gue ngasih lihat wireless router yang baru gue beli ke Edgar.

Edgar: Serius bang? ASIK BANGET BANG!!!
Gue: YEAAAAHHH!!!!!!!
Edgar: YEAAHHHH!!!!!!!
Gue: YEAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHH!!!!!!
Edgar: Masangnya gimana, Bang?
Gue: Gak tau.

Kita berdua hening.
Tiga puluh menit kemudian..

Gue: EDGAR INI KENAPA GAK NYALA-NYALA?!!!!
Edgar: Belum disambungin kali kabelnya, Bang?
Gue: Masa belom disambungin!

Berbekal rasa sotoy yang amat sangat, mencoba menghubungkan dari modem DSL ke router wireless, belom lagi harus milih koneksinya, nge-set ip, ngubah key-nya, dan dibilang gue gak bisa konek… ganti laptop Edgar… ganti laptop gue… ganti ke desktop. WIRELESSNYA KAGA BISA NYAMBUNG-NYAMBUNG. Di tengah-tengah pertempuran kita, Edgar nyerah.

Edgar: Bang, aku tidur dulu, Bang.
Gue: Tidur lah Gar, abang akan mencoba untuk menyelesaikan ini sendirian.
Edgar: Sukses, Bang.
Gue: Iya, Gar. Iya.

Gue coba lagi.. kali ini hati-hati… DAN TETEP GAK BISA JUGA. Ganti kabel sana-sini, google caranya gimana, tetep gak bisa. ADUUH!!!!! GIMANA SIH CARANYA KONEK PAKE WIRELESS. Akhirnya gue nyerah. Semua yang gue beli gue masukin box lagi. Gue nungguin besok, ada orang kantor bokap yang mau nyoba masangin di rumah. Mudah-mudahan bisa.

Ah kampret.

H-15: And a lil bit more about the OST…

Comment by Email

di simpan di : film kambingjantan, video
February 18, 2009 , 2:06 pm

Menjawab banyak pertanyaan lewat email: lagu gue yang dipake buat film Kambingjantan hanya lagu Selamanya. Mereka yang udah lama ngikutin blog ini mungkin tahu gue punya beberapa lagu, dan di antaranya hanya selamanya yang diambil untuk film Kambingjantan.Mas Yoyo PADI sebagai produser album OST Kambingjantan pasti punya pertimbangan mengapa lagu-lagu tersebut gak dipake (dengan kata lain.. emang jelek kali? Hehehehehe). So gue percayakan judgement mas Yoyo sepenuhnya.

Anyway, bagi yang pengen ngintip OST Kambingjantan, gue barusan buat myspace buat OST Kambingjantan. Di dalamnya ada tiga lagu single yang mudah-mudahan dalam waktu deket udah dapet air play di radio-radio.Bisa langsung denger lagu-lagunya di:

http://www.myspace.com/ostkambingjantan

Tiga lagu yang ada di myspace adalah Selamanya (kali ini versi nge-beat, beda dari yang dulu gue buat versi slow-nya), dan sebuah lagu ciptaan Mas Yoyo yang berjudul “Bulan yang Sama”, yang ada di belakang trailer film Kambingjantan.  Gue suka banget sama Bulan yang Sama, yang Mas Yoyo ciptakan setelah mendapat inspirasi dari salah satu scene di filmnya dan chapter Di Balik Jendela dari buku Cinta Brontosaurus. Salah satu lagi interpretasi Mas Yoyo tentang Kambingjantan dengan lagu “Pelajar Bodoh”.

And no, gue gak aktifkan icon download-nya di sana. Mas Yoyo and a whole lot other people menghabiskan banyak waktu, uang, dan tenaga untuk project ini  so I will show them some respect dengan tidak membiarkan orang bisa dengan bebas mendownload dari myspace.

*

Minggu lalu di kantor tiba-tiba gue kedatangan paket warna coklat. Pas gue buka isinya pocky pisang yang dikirimkan oleh Ami, salah satu pembaca. Hahahaha. Awwww, that is just the sweetest.

Makasih banget buat Ami atas Pockynya. Pockynya sampai dengan selamet tapi agak benyek gitu mungkin kegencet-gencet ama tukang posnya kali ya?

*

Giliran Fiza yang ngobrol tentang perannya di film Kambingjantan:

*Gue lagi kurang tidur banget. So, dua hari yang lalu gue ngebatalin semua janji dan tidur selama 11 jam penuh. Dari jam 8 malem ampe jam 7 pagi. Hasilnya? Pusing abis. Gue gak pernah tahu ternyata kebanyakan tidur juga gak bagus. Hahaha.

Anyway, gue punya kebiasaan baru, jadi ceritanya di deket rumah baru buka semacam warteg kaki lima yang menjual indomie telor kornet keju. Mereka buka sampai pagi. Gue, sebagai orang yang kerjannya tidurnya pagi terus, lagi seneng ke sana pagi-pagi buta, nongkrong nyari inspirasi sambil makan indomie telor kornet keju. Mmmmmmm. Baru lanjut kerja/nulis lagi.

The good thing about hardwork, semakin keras lo bekerja semakin besar kemungkinan hasil karya lo akan bagus. I’ll keep pushing myself hard, mumpung masih muda. Hahaha.

Laters guys.
Makasih buat semua support via email, facebook, atau grup Kambingjantan.

You guys rock!