H-24: What I Learned From Salman Aristo

Comment by Email

di simpan di : menjadi penulis
February 9, 2009 , 12:00 pm

Minggu kemarin banyak media yang mewawancara gue, mulai dari Kompas sampai ke Showbiz. Mungkin karena hype film Kambingjantan udah mulai kedengeran kali ya? Atau gue diduga sebagai pacar rahasia Ryan Jombang? Entahlah. Di antara pertanyaan-pertanyaan yang itu-itu aja, dengan jawaban yang itu-itu aja, ada satu wartawan yang bertanya:

“Mas, apa sih rahasianya untuk bisa membagi waktu kerja, nulis, kuliah di antara semua kesibukan ini?”
yang gue jawab, “Waduh, saya juga gak bisa baginya tuh.”

Gedubrak.

The truth is, hal ini baru gue sadarin akhir-akhir ini. Well, udah hampir setengah tahun terakhir sih ya..
Ternyata emang waktu, terutama waktu untuk menulis, jadi kemewahan banget buat gue.

Ini kerasa banget buat gue, yang biasanya hanya bisa “on” menulis kalau: 1) malem hari, atau 2) di cafe yang nyaman, atau 3) sedang tidak ada urusan mendesak yang harus diselesaikan. Masalahnya sekarang: 1) gue kalau pulang ke rumah udah lewat tengah malam (berasa jadi babi ngepet), 2) gak pernah ada waktu lagi ke cafe, dan 3) semua urusan sedang terasa mendesak. Ini jelas bagi gue, fakap banget. Gimana caranya gue menulis di tengah semua kehebohan ini?!


Gue dan Mas Salman Aristo

Problem ini terpecahkan pas gue ketemu sama Mas Salman Aristo beberapa waktu ini.

Gue: Mas Aris, masih sempet nulis gak sekarang?
Mas Aris: Masih dong.
Gue: Gimana caranya sih nyempilin waktu buat nulis?
Mas Aris: Dulu sih di rumah, tapi sekarang udah gak bisa lagi.
Gue: Jadi?
Mas Aris: Yah di mana aja sekarang. Gue sih ada supir, beli meja kecil di mobil, terus nulis pas lagi di mobil, terutama pas lagi macet.

Wow, that actually make sense.
Entah kenapa gue merasa sangat bodoh untuk tidak bisa berpikir sampai ke sana.

Gue harus beradaptasi sama kondisi gue sekarang. Seorang penulis gak boleh dimanjain dengan “hanya bisa menulis kalau…”. Harus ada perubahan di cara-cara gue menulis kreatif. Tidak boleh ada alasan untuk tidak menulis. Tidak boleh mem-procrastinator diri lagi. Tidak boleh malas. Tidak boleh manja.

Penulis tidak boleh manja.

Keesokan harinya, gue ke iBox Cilandak Town Square, gue pun langsung beli meja kecil, beli converter buat charger laptop di mobil… dan voila! Mobil gue pun berubah jadi tempat menulis. Sanctuary gue sendiri. Supir di depan, gue duduk di jok belakang, laptop di charge dan di taruh di atas meja. Dan pas kemaren di perjalanan ke Bandung, gue bisa ngelarin satu halaman naskah baru. Gue bisa ngerjain sinopsis buat skrip film. Gue bisa nulis ideas-ideas gue di jalanan. Gue bisa aktif di waktu yang biasa gue habiskan untuk bengong. Dan gue.. tinggal nungguin aki mobil gue jebol.

Di antara belajar membuat konstruksi skrip film yang kuat (Mas Aris adalah penulis utama skrip film Kambingjantan yang menaungi Mouly Surya dan gue), berkenalan dengan Woody Allen, tahu pentingnya sebuah struktur penceritaan, ternyata masih banyak yang gue harus pelajarin dari seorang Salman Aristo.

I’ll catch up with you soon, Mas. Nulis lagi ah.

H-27: Trailer Kambingjantan versi lagu “Jangan Mati Rasty”

Comment by Email

di simpan di : film kambingjantan, video
February 6, 2009 , 10:08 am

Karena ada kesalahan teknis peng-upload-an (koneksi internetnya lama abis), maka trailer Kambingjantan: Sebuah Film Pelajar Bodoh baru bisa diupload hari ini. Huhuhuhu. So here it is, trailer pertama dari film Kambingjantan. Oh ya, lagu yang dipakai di trailer ini berjudul “Jangan Mati Rasty” dan liriknya cuman “Jangan mati rasty. Jangan mati Rasty”. Hahahahaha. Rasty itu ikan mas koki gue by the way.

Bagi yang mau naro di blog, ini kodenya:

    <object width=”425″ height=”344″><param name=”movie” value=”http://www.youtube.com/v/kZknp2IQThk&hl=en&fs=1″></param><param name=”allowFullScreen” value=”true”></param><param name=”allowscriptaccess” value=”always”></param><embed src=”http://www.youtube.com/v/kZknp2IQThk&hl=en&fs=1″ type=”application/x-shockwave-flash” allowscriptaccess=”always” allowfullscreen=”true” width=”425″ height=”344″></embed></object>

Bagi yang mau link ke youtube-nya ini dia http://www.youtube.com/watch?v=kZknp2IQThk

Bagi yang mau download klik di http://keepvid.com/save-video.mp4?http%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fget_video%3Fvideo_id%3DkZknp2IQThk+%26t%3DOEgsToPDskKqdmDxkImanecwoMLuA0Lc%26fmt%3D18

***

Gue juga ada talkshow Komik Kambingjantan di Bandung ama Dio tanggal 8 Februari 2009 di Pesta Buku Bandung, Landmark Jl Braga no 129, jam 15.30.

***

Bagi yang di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Jogja, Gagasmedia memberikan kesempatan untuk teman-teman mendapatkan tas komik Kambingjantan. Caranya bisa dilihat di http://kandangagas.blogspot.com/2009/02/say-love-to-komik-indonesia.html

Hahahahahaha.. Kancut.

Comment by Email

di simpan di : menjadi penulis, sehari-hari, video
February 4, 2009 , 8:51 pm

Hal paling kancut terjadi kemarin malam.
Hard-drive laptop gue crash.

Begini ceritanya (musik seram ala sinetron Indosiar mengiringi): Waktu gue lagi ngereview trailer Kambingjantan via DVD, laptop gue nge-hang. Gue lalu mematikan tanpa men-shut-down laptop tersebut. Gue tidak mengetahui bahwa ini adalah kesalahan yang besar. Pas gue nyalain lagi.. LAPTOP GUE KAGA KE-START UP. Setelah mikir “ah paligan besok gue bawa ke Ratu Plaza terus bener”, gue lalu tidur.

Keesokan harinya gue membawa laptop tersayang ke Ibox Ratu Plaza. Setelah hard-drive gue diperiksa, sang teknisi sepakat… HARD DRIVE GUE CRASH. DATA GUE GAK BISA DISELAMETIN. SEMUANYA. DAN GUE GAK PERNAH BACK UP DATA ITU. Begini kira-kira percakapan gue dengan si mas-mas teknisi:

Gue: Mas, gimana laptop saya?
Mas-mas: Hard-drive-nya rusak, Mas.
Gue: Yah rusak tinggal dibenerin! Hahhaaha.
Mas-mas: Gak bisa, Mas.
Gue: Hahahahaha. Masa sih, Mas?
Mas-mas: Iya, udah gak bisa lagi kalau gini.
Gue: Hahahahahahahhahahhahha. Eh… Yang bener, Mas?
Mas-mas: Iya, udah gak selamet, Mas.
Gue: Gak berarti semuanya ilang doooong? Semua foldernya? Semua datanya? Kalo gitu mah lucu banget Hahahahaha.
Mas-mas: Udah gak bisa, Mas.
Gue: Hahaha, serius, Mas?
Mas-mas: Iya.
Gue: Hahahahahaha.
Mas-mas: …Mas?
Gue: Hahahahahahahhahahahaha.
Mas-mas: Mas?
Gue: Kancut.

Setelah tertawa histeris (kali ini bercampur isakan tangis), dan menjerit “INI SEMUA HANYA MIMPIII!!! MIMPII!!!!”… gue akhirnya menerima kenyataan bahwa si mas-mas bener (ya iyalah). Data gue udah gak bisa diselametin. Apa yang ada di dalam hard-drive tersebut? Ini dia:

1. Semua ideas dan catetan-catetan komedik gue yang gue kumpulkan selama 1,5 tahun
2. Buku ke lima yang udah 75% kelar (MAMPUS!)
3. Skrip komik Kambingjantan 2 episode 3 dan 4 yang belom sempet dikirim ke Dio
4. Project tulisan ama XL yang harus launch tanggal 12 Februari ini

Kancut.
Kancut. Kancut. Kancut.

Daaaaan pas mau bayar biaya Hard-drive baru (YANG MAHAL!), gue baru menyadari.. Kartu ATM gue HILANG. KANCUT. INILAH KANCUT TERBESAR DALAM HIDUP GUE.

KANCUT!!!!!!!

***

Makasi yang udah gabung di http://www.facebook.com/pages/KAMBING-JANTAN-kambing-soon/58630281061, foto behind the scene yang lain bakalan ditampilin di sana.

***

Ada video gue lagi di Seleb.TV, bisa dilihat di http://www.seleb.tv/content/view/20246/64/