Semangat 2009!

Comment by Email

di simpan di : sehari-hari
December 8, 2009 , 3:20 pm

Beberapa hari belakangan ini gue lagi gak terlalu semangat ngelakuin rutinitas sehari-hari. Lagi fed up banget aja. Lalu gue gak sengaja buka http://bukasemangatbaru.com/, seru juga ada lagu video dan isi postingan tentang semangat, cukup membuat bersemangat kembali. Hehe. Ngomong-ngomong soal menjadi bersemangat, gue rasa tahun di tahun 2009 udah cukup banyak hal yang gue lakuin, yang kalo dipikir-pikir bisa ngebuat gue bersemangat nyambut tahun 2010.

1. Operasi Lasik (ini sebenernya dari tahun lalu) dan akhirnya content dengan hasilnya.
2. Ngeliat buku pertama gue, Kambingjantan, bisa jadi film. Dannn..
3. Bermain film pertama kali, di Kambingjantan.
4. Punya Twitter (http://www.twitter.com/radityadika) dan punya followers yang banyak dan baik2..
5. Being with someone that I’ve always desire for. :D
6. Pergi ke Sydney, bawa segudang cerita.
7. Punya segmen tetap di televisi. Di Mata Najwa, Metro TV setiap hari Rabu jam 10 malam.
8. Menulis film Maling Kutang dengan sutradara Rako Priayanto.

Beberapa hal yang enggak kesampean:

1. Nerbitin buku ke-5 (Marmut Merah Jambu)
2. Nulis untuk film berikutnya.
3. Buat sebuah TV Show komedi.
4. Nge-direct film sendiri

Masih banyak yang belom kesampean, tapi gue selalu yakin, selama kita kerja keras pasti kesampean. Yeah. Dengan ini mudah-mudahan gue udah puas dengan apa yang gue lakuin di tahun 2009, sambil deg-degan terus menunggu apa yang 2010 akan bawa ke dalam idup gue. How’s your 2009 guys?

Update! Ihiy!

Comment by Email

di simpan di : sehari-hari
November 16, 2009 , 11:02 pm

Gile. Gue udah lama banget gak update blog. Oh, well. Maafkan blogger murtad yang satu ini, teman-teman. Banyak sekali hal baru yang terjadi pada kehidupan gue sih. Sambil ngetik ini gue juga sambil nungguin konser live Rihanna yang bisa ditonton live secara online di: http://nowplaying.nokia.com/blog/2009/11/welcome-to-rihanna-live/.

Anyway, some news to share:

1. Gue udah tidak menjabat lagi sebagai Pemimpin Redaksi Penerbit Bukune. Dulu, pekerjaan sehari-hari gue adalah mengurusi penerbit ini, tapi seiring dengan kesibukan di luar, gue jadi enggak bisa ngurusin penerbit ini lagi. Tapi gue tetep menjadi Redaktur Khusus, jadi tetep bekerja di sana tapi enggak sehari-hari. Pekerjaan gue sekarang full untuk menulis, baik buku maupun script film.

2. Buku kelima gue akhirnya segera terbit! Buku ke-5 ini berjudul “Marmut Merah Jambu”, format ceritanya masih sama kayak buku Cinta Brontosaurus s/d Babi Ngesot, berupa potongan cerita-cerita pendek komedi yang gue alami selama ini. Benang merah di buku yang paling baru ini adalah Cinta. Seluruh tulisannya banyak yang bercerita soal percintaan, berlangsung dari zaman gue SMP sampai yang tearkhir. Tentu saja, masih ditulis dengan gaya komedi. Kalau gak ada perubahan, keluar bulan Desember 2009.

Follow twitter gue atau check out this blog untuk info tentang pre-order buku Marmut Merah Jambu, ya!
Cover buku ini akan segera gue post juga. :D

3. Selain itu, gue sekarang juga punya ikutan nyumbang acara di Metro TV. Gue punya segmen berjudul “Kambingisme by Raditya Dika” di Metro TV untuk program acara Mata Najwa, tayang setiap Rabu mulai jam 22.00 WIB (atau jam 23.00? Gue lupa hehehe). It’s a good chance for me to break into the television industry, so wish me luck!

Gue janji akan lebih sering update blog,
tapi untuk sementara izinkan blogger murtad ini untuk twitteran dulu ya. :)

Konfirmasi Tentang Miyabi-Miyabi-an Ini

Comment by Email

di simpan di : lagi bener
October 13, 2009 , 5:32 pm

Sebuah konfirmasi:

Sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin tahu tentang rencana penggarapan film “Menculik Miyabi”, sebuah film oleh Maxima Pictures. Dari awal pembentukan ide ini, gue didaulat sebagai penulis naskah (scriptwriter) dan pemeran utama untuk film tersebut. Gue rasa ini akan menjadi film yang cerdas, lucu, dan komedik tanpa harus ada unsur porno sedikit pun. Tadinya gue berpikir seperti itu.

Namun, pada perkembangannya, banyak kontroversi yang ada di dalam masyarakat. Banyak yang menolak, banyak yang menentang, terutama dari FPI dan MUI. Gue pribadi, sebagai penulis naskah yang merasa karya gue tidak akan jorok dan porno (gue sendiri gak suka komedi seks yang ada marak di bioskop Indonesia), gue maju dengan idealisme gue untuk membuat film komedi dengan Miyabi tanpa harus porno-pornoan.

Perkembangannya pun pesat. Membaca komentar orang-orang, terutama dari orangtua gue, keluarga, dan bahkan dari beberapa situs yang menentang seperti Komisi Pencekalan Miyabi, gue jadi memikirkan ulang atas keterlibatan gue di film ini. Semua hal ini membuat gue jadi berpikir tentang pembaca gue, yang masih anak SMP, SMA, bahkan anak SD, yang mungkin saja membaca buku gue dan ingin tahu project gue selanjutnya dan malah secara “tidak sengaja” berkenalan dengan Miyabi karena gue lagi menggarap film tersebut. Tekanan tanggungjawab moral gue seperti ini kepada pembaca gue, plus tekanan sosial keluarga gue, dan kepentingan gue sendiri, membuat gue pada akhirnya memutuskan untuk mundur dari film ini, baik sebagai penulis skenario maupun pemain di dalamnya. So, there. I quit.

Kabar terakhir yang gue tahu dari Maxima, mereka masih akan menjalankan Menculik Miyabi, sutradaranya tetap mas Rako Prijanto (D’Bijis, Ungu Violet), dan penulis skenario-nya, seperti gue terakhir ketemu, adalah Raditya Mangunsong (Kamulah Satu-Satunya, Untuk Rena). Semoga menjawab pertanyaan pembaca, dan teman-teman sekalian.

Always your humble writer,

Raditya Dika