Foto dan Cerita Behind The Scene Film Cinta Brontosaurus (part 1)

Pertama-tama, yang belom tahu apa itu film Cinta Brontosaurus,
silakan baca sinopsisnya di sini: http://www.21cineplex.com/m/cinta-brontosaurus-movie,3110,03CBRS.htm

Nah, di bawah ini ada beberapa foto Behind The Scene film Cinta Brontosaurus,
gue juga menuliskan beberapa paragraf singkat yang berhubungan dengan foto tersebut.

Gue bermain sebagai Dika. Di film ini gue memakai kacamata, dan look secara keseluruhan di film ini untuk gue adalah preppy tapi colorful. Jadi, gue akan banyak memakai kemeja dengan warna-warna pastel. Gaya baju preppy seperti itu cocok untuk menggambarkan gaya komedi Cinta Brontosaurus: smart and funny.



Main love interest si Dika dalam film ini adalah karakter Jessica yang diperankan dengan cakep sekali oleh Eriska Rein. Gue selalu suka dengan sosok-sosok perempuan yang aneh, lucu, dan unik seperti Summer (500 Days of Summer), Sam (The Perks of Being a Wallflower), Juno (Juno), dan lain-lain. Maka, gue menciptakan karakter Jessica dalam kerangka yang hampir sama, yaitu perempuan muda quirky yang seringkali membuat si karakter utama berpikir: kok gue gak gini ya dari dulu?

Keunikan sifat Jessica pun tercermin dalam gaya berdandannya. Baju-bajunya vintage tapi masih ada kesan muda. Rambutnya seringkali dikuncir dan biasanya ada beberapa helai rambut yang di-highlight berbeda-beda warna, tergantung mood Jessica pada hari itu. Seperti bisa dilihat di foto di bawah ini.



Bagi yang sering nonton Malam Minggu Miko pasti paham salah satu gaya menulis skenario yang gue pakai adalah scene-scene khayalan dan flashback yang absurd. Dalam film Cinta Brontosaurus, juga lumayan banyak scene-scene seperti ini. Foto di bawah ini adalah salah satu contohnya, ketika Jessica dalam khayalan Dika berubah menjadi samurai yang akrobatik.



Banyak pengadeganan di film Cinta Brontosaurus yang di ambil di tempat-tempat yang tidak lazim. Seperti yang di bawah ini contohnya, adegan antara Dika dengan agen naskahnya, Kosasih (Soleh Solihun) di ambil di tanah lapang yang luas.



Sedangkan foto di bawah ini adalah kru dari film Cinta Brontosaurus. Mereka bekerja keras untuk film ini, sering pulang pagi, dan banyak dari mereka berharap cinlok tapi gak dapet-dapet. Huehehehe.



Segini dulu aja, nanti gue akan lanjutkan di Part 2!
Jangan lupa, Cinta Brontosaurus tayang di bisokop 8 Mei 2013!


film cinta brontosaurus

Press Release Cinta Brontosaurus

Di bawah ini adalah press release untuk film Cinta Brontosaurus yang kami sebar ke media-media,
gue sengaja post di sini khusus untuk pembaca blog pribadi gue ini.


design untuk avatar twitter Cinta Brontosaurus

Press release film Cinta Brontosaurus terdiri dari empat bagian: 1) Catatan Pemeran Utama dan Penulis (gue! haha), 2) Catatan Produser (Pak Parwez), 3) Catatan Sutradara (Fajar Nugros), dan 4) Sinopsis Film.

Silakan dibaca,
dan jangan lupa Cinta Brontosaurus tayang 8 Mei 2013.

********************

1) Catatan Pemeran Utama dan Penulis – Raditya Dika



Pertama-tama saya harus nyatakan dari awal bahwa cerita film Cinta Brontosaurus berbeda dengan cerita dari buku kedua saya yang berjudul sama, Cinta Brontosaurus (Gagasmedia, 2006). Film ini adalah film yang menyinggung buku tersebut, tapi tidak serta-merta mengangkat secara utuh cerita-cerita di dalamnya. Film ini adalah sebuah adaptasi yang nyeleneh, karena saya ingin menghadirkan rasa dan dimensi komedik yang berbeda pada filmnya.

Inti film ini adalah keresahan pribadi saya soal cinta, yaitu pertanyaan: apa memang cinta bisa kadaluarsa? Film ini akan menjawab pertanyaan itu. Tentu dengan gaya komedi yang selama ini menjadi andalan saya: komedi yang lincah dan cerkas.

Semua ilmu yang saya pelajari dalam penulisan skenario saya praktekkan dalam menulis skenario Cinta Brontosaurus. Cinta Brontosaurus menghadirkan ritme komedik yang cepat ala Malam Minggu Miko, sebuah serial TV yang saya ciptakan. Skenario Cinta Brontosaurus juga menghadirkan nuansa light romance yang contemplative seperti karya-karya idola saya Woody Allen. Di dalam skenarionya juga ada scene imajinasi yang berlebihan, flashback-flashback komedik pendek, dan dialog yang absurd. Jurus-jurus favorit saya.

Total waktu pengerjaan skenario-nya selama 1,5 tahun, dan tujuh kali ditulis berulang kali. Ini membuat saya bangga, bahwa skenario film Cinta Brontosaurus mungkin skenario yang paling rapih, komedik, dan personal yang pernah saya kerjakan.

********************

2) Catatan Produser - Chand Parwez Servia



Saya mengenal Raditya Dika melalui buku-bukunya, nakal tapi bernas. Menghadirkan tulisan tentang peristiwa-peristiwa yang dialaminya menjadi bacaan yang ringan tapi filosofis. Melalui buku tulisannya, kita bisa tertawa atau menertawakan diri kita sendiri. Justru dengan cara seperti itu kita memahami ‘kekurangan’ dan memperbaikinya.

Cinta Brontosaurus berbicara tentang cinta yang rumit sejalan bertambahnya usia, padahal saat kanak-kanak kita hanya mengenal cinta monyet. Justru kerumitan itu terjawab melalui tokoh Edgar adiknya Dika yang masih SD. Edgar nyeletuk lepas saat ditanya Dika tentang alasannya menyukai Jasmine, teman SD nya, ‘apakah perlu alasan saat hati memilih?’

Bagi Starvision adalah sebuah kebanggaan bisa mengadaptasi buku Cinta Brontosaurus menjadi film komedi romantic yang skenarionya juga ditulis oleh Raditya Dika yang berperan sebagai tokohnya. Kepiawaian Dika dalam menulis sudah tidak diragukan lagi, ditambah kehandalannya sebagai aktor yang diasahnya melalui stand up comedy, menjadikan Cinta Brontosaurus film yang lengkap tentang pencarian cinta, karier dan tentang keluarga.

Kehadiran bintang pendukung dari 3 generasi yang mendukung Raditya Dika : Eriska Rein, Soleh Solihun, Dewi Irawan, Meriam Bellina, Bucek, Tyas Mirasih, Pamela Bowie, Dimas Gabra, M Griff, Rachel Patricia, Ronny P Tjandra, Ario Prabowo, Lana Girlly, Lani Girlly, Rizka Wulandari, Fikri Ramdhan, Joe P Project, Aelke Mariska, Moammar Emka, Yadi Sugandi, Dwi Putrantiwi, Richa Iskak dan Ence Bagus, melengkapi Cinta Brontosaurus sebagai tontonan semua usia dari remaja, orang tua hingga anak-anak.

Dieksekusi apik oleh Fajar Nugros sebagai sutradara dan Yadi Sugandi sebagai penata kamera senior, film Cinta Brontosaurus tambah menarik secara visual dan lebih luas dari bukunya. Gambar disunting oleh Cesa David Luckmansyah, sedangkan musik digarap oleh Andhika Triyadi, sedangkan Khikmawan Santosa kembali berperan sebagai penata suara. Pengerjaan post sepenuhnya dikerjakan Technicolor – di Bangkok.

********************

3) Catatan Sutradara - Fajar Nugros



Saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan mengerjakan film Cinta Brontosaurus ini. Saya membaca buku-buku karya Raditya Dika, dan karenanya saya sadar, bahwa saya bukan orang yang cukup lucu untuk menyutradarai film yang skenarionya diadaptasi dari buku oleh penulisnya sendiri yang dikenal sebagai comic (comedian stand up comedy). Maka hari itu, saat tengah menonton bola di Gelora Bung Karno dan telepon dari pak Parwez masuk menawarkan skenario Cinta Brontosaurus, saya terkaget-kaget dan ragu, mampukah saya?

Tapi kemudian saya membaca skenario Cinta Brontosaurus itu, dan mendapati bahwa kisah ini adalah tentang keyakinan seorang laki-laki akan cintanya. Si tokoh mencari adakah cinta yang abadi itu, cinta yang tak kadaluarsa. Cinta masa kecil yang sederhana itu, yang biasa disebut cinta monyet, berubah rumit seiring usia, begitu banyak hal kecil yang menjadi besar dalam cinta orang dewasa, seperti besarnya Brontosaurus, dan itu membuat dirinya ragu, adakah cinta sejati?

Dan karena keyakinan intisari film inilah, maka saya pun berani untuk menyutradarainya ke layar lebar. Semua tokoh dalam film ini memiliki keyakinannya masing-masing. Dika yang yakin tak akan menemukan cinta sejati. Kosasih, agen Dika yang yakin akan cintanya pada Wanda sang istri. Mr Soe, produser film yang yakin bahwa film hantu adalah film yang akan selalu laris. Keyakinan-keyakinan mereka itu berkelindan dan bersinggungan hingga memberi jawaban pada Dika, pada kita semua, seperti apakah Cinta Brontosaurus itu sesungguhnya.

Dulu sebelum saya menikah, setiap teman saya hendak akad nikah, dari Iqbal Rais hingga mas Hanung Bramantyo, saya selalu bertanya, apa yang membuat mereka yakin untuk menikah. Bisa yakin bahwa perempuan yang akan mereka nikahi itu adalah jodoh mereka. Dan perasaan-perasaan mencari keyakinan itulah yang saya pakai saat mengerjakan film ini. Hingga, usai penonton menikmati film Cinta Brontosaurus ini, yang ragu akan jadi yakin. Dan yang sudah yakin akan semakin memupuk keyakinan mereka.

Tentang komedi yang membungkus film ini, kita akan melihat Raditya Dika yang lebih human. Bahwa semakin serius situasi yang dibangun film ini, dan semakin dalam emosinya, nuansa komedinya akan semakin kuat. Dan saya yang semula ragu karena merasa bukan orang yang lucu, menjadi yakin saat mengerjakan film ini.

Cinta Brontosaurus adalah film hiburan yang meyakinkan!

********************

4) Sinopsis Film

Dika (Raditya Dika) adalah seorang penulis yang baru saja putus cinta dengan Nina (Pamela Bowie), pacarnya setelah sekian lama. Semenjak putus cinta ini, dia percaya bahwa cinta bisa kadaluarsa. Kosasih (Soleh Solihun), agen naskah Dika, mencoba untuk membuat Dika yakin terhadap cinta kembali, seperti Kosasih yakin dengan calon istrinya Wanda (Tyas Mirasih). Usaha ini, membawa Dika ke dalam serangkaian perkenalan dengan perempuan-perempuan absurd.

Namun, cinta bisa datang tanpa persiapan. Seperti saat Dika bertemu dengan Jessica (Eriska Rein), seorang perempuan yang jalan pikirannya sama anehnya dengan Dika. Semakin Dika kenal dengan Jessica, semakin dia bertanya: apa benar cinta bisa kadaluarsa?

Di sisi yang lain, Mr. Soe Lim (Ronny P. Tjandra), menawarkan untuk memfilmkan buku Dika, yang berjudul Cinta Brontosaurus. Tertarik, Dika berusaha untuk menulis skrip film tersebut. Masalah mulai timbul ketika di tengah jalan, Mr. Soe Lim mencoba untuk mengubah naskah asli Dika menjadi film horror yang sedang laku.

Film ini adalah perjalanan Dika untuk memahami cinta, yang justru dia dapatkan dari pengalamannya bersama Jessica, teman, dan keluarganya sendiri.

Temukan jawaban apakah cinta yang masih tersisa dalam hidup kita, masih cinta monyet yang unyu, atau seperti yang Dika alami: Cinta Brontosaurus yang penuh ragu-ragu?

Saksikan mulai 8 Mei 2013 di bioskop-bioskop kesayangan Anda.


film cinta brontosaurus

Tentang Film Cinta Brontosaurus

Film gue yang akan tayang pertengahan tahun ini ada dua.

Pertama, yang sempet gue tulis juga di blog mengenai prosesnya, adalah film Cinta Dalam Kardus. Sedangkan film yang kedua berjudul Cinta Brontosaurus, berjudul sama dengan buku ke-dua gue. Judulnya mirip-mirip, jadi jangan ketuker ya. :p

Berikut adalah hal yang gue bisa ceritakan mengenai film Cinta Brontosaurus.


suasana reading film Cinta Brontosaurus

1. Film Cinta Brontosaurus memiliki jalan cerita yang berbeda dengan buku ke-dua gue, yang juga berjudul Cinta Brontosaurus. Film Cinta Brontosaurus bercerita tentang:

Dika, seorang penulis yang percaya cinta bisa kadaluarsa bertemu dengan Jessica, seorang cewek yang menurut dia berbeda dari yang lainnya. Namun, seiring Dika mengenal Jessica, seiring itu pula dia harus membuktikan bahwa keyakinannya terhadap cinta selama ini salah.

2. Film ini disutradari oleh Fajar Nugros (Queen Bee, Cinta di Saku Celana) dan diproduksi oleh Starvision Plus. Skenarionya full gue tulis sendiri.

3. Pemain film ini, selain gue sebagai pemain utama, ada juga Eriska Rein, Dewi Irawan, Bucek Depp, Soleh Solihun, dan lain-lain.

4. Jadwal tayang film ini kemungkinan besar di pertangahan tahun 2013, sebelum atau sesudah film gue yang lain, Cinta Dalam Kardus. Shooting-nya sendiri dimulai tangal 14 Maret 2013.

5. Info lebih lanjut baca aja di twitter gue. Kemungkinan nanti saat shooting akan terus di-update. Tungguin filmnya ya!


film cinta brontosaurus

Daftar Episode Malam Minggu Miko

Buat yang ketinggalan nonton serial komedi gue Malam Minggu Miko, atau bingung mau mulai nonton dari mana, berikut adalah judul dan link lengkap seluruh episode video Malam Minggu Miko. Selamat menonton:


Episode perdana sebelum tayang di Kompas TV:
episode Nissa: http://tiny.cc/pr2mtw
episode Miranda: http://tiny.cc/1r2mtw


Episode yang tayang di Kompas TV:
Hari Penembakan Sasha: http://tiny.cc/ah2mtw
Airsoft Lisa: http://tiny.cc/mh2mtw
Joki Untuk Luna: http://tiny.cc/zh2mtw
Pembacaan Puisi Silvia: http://tiny.cc/ai2mtw
Kado Untuk Melina: http://tiny.cc/ni2mtw
Mobil Olive dan Tara: http://tiny.cc/xi2mtw
Motor Bareng Zubaedah: http://tiny.cc/6i2mtw
Casting Bareng Sherly: http://tiny.cc/ej2mtw
Hipnotis Vania: http://tiny.cc/tj2mtw
Kencan Buta Agnes: http://tiny.cc/8j2mtw
Jualan Keripik Orry: http://tiny.cc/ik2mtw
Keluarga Pedas Kumala: http://tiny.cc/rk2mtw
Cinta Kucing Melly: http://tiny.cc/4k2mtw
Misteri Cincin Tiara: http://tiny.cc/dl2mtw
Webcam Bareng Disty: http://tiny.cc/nl2mtw
Masakan Yuri Sandra: http://tiny.cc/vl2mtw
Cafe Baru Kalista: http://tiny.cc/6l2mtw
Bersin Bersih Loli: http://tiny.cc/gm2mtw
Lari Sore Angel: http://tiny.cc/sm2mtw
Reuni SD Belinda: http://tiny.cc/1m2mtw
Penulis Buku Marini: http://tiny.cc/an2mtw
Cewek Korea Ji-Hye: http://tiny.cc/kn2mtw
Malam Terakhir Miko: http://tiny.cc/tn2mtw


Blog

First  Prev 3 4 5 6 7 Next  Last