Kendi

Comment by Email

di simpan di : sehari-hari
August 28, 2007 , 1:57 am

Wiken kemaren gue pergi ke Malaysia, ditemenin ama Si Pacar. Begitu pesawat mau take off, tiba-tiba ada satu orang pramugari nyamperin kita. Karena gak punya prasangka buruk apa-apa, kita sambut kehadiran sang pramugari dengan suka cita.

Pramugari: Uhhh.. maaf mas..
Gue: Iya?
Pramugari: (sambil nunjuk ke pramugari-pramugari lain di belakang) Gini, temen-temen saya nanya..
Gue: Iyaaa?
Pramugari: MAS INI ARTIS YANG MAEN DI SINETRON CANDY YA?
Gue: Hah? Siapa?
Pramugari: (nunjuk ke gue) Situ!!!
Gue: HAH?
Pramugari: Iya bukan mas??

Gue ngeliat ke Si Pacar,
mukanya menunjukkan kemangapan yang amat sangat.

Gue: Emang mirip ya?
Pramugari: Iya!

Merasa iseng,
gue ngibul aja.

Gue: (dengan muka sok artis) Yah.. emang sih.. Kita sekarang lagi libur syuting gitu..
Pramugari: (nengok ke belakang ke temen-temennya) BENER! BENERAN!
Gue: (panik) EEEEH! BUKAAAAN! BOONGAN MBAK!
Pramugari: (canggung) BENER.. BOONGNYA!

Hening.

Lalu si pramugari senyum-senyum gak jelas baru akhirnya pergi meninggalkan gue berdua. Si Pacar ketawa-ketawa gak jelas. Gue cukup panik, tapi seneng juga dibilang mirip artis (walopun gue gak tau juga yang dibilang mirip ama gue siapa, jangan-jangan yang kayak Adul gitu. Huhuhu). Atau, jangan-jangan sinetron Candy sebenernya bukan Candy yang berarti permen, tapi si pramugari maksud itu sinetron KENDI.. di mana tokoh utamanya adalah sebuah kendi aer ketemu ibu peri dan berubah menjadi manusia. Huhuhu.

My trip to Kuala Lumpur? Asik banget. Tapi gue gak sempet nyobain hawkers food mereka yang terkenal itu, makan biasanya malah di hotel atau malah sempet KFC segala. Si Pacar malah mabok toko sepatu Vincci, sepatuuuu mulu dipikirannya. Kadang gue suka heran, ada apakah antara wanita dengan sepatu? Hmmm, hmmm, hmmm? Kita malah end up bawa sembilan sepatu gabungan antara belanjaan gue degan Si Pacar. Hehe.

All in all, gue sirik ama Malaysia. Public transport-nya oke punya, jalanannya relatif aman, dan airportnya.. man, you gotta love the airport. Sirik gue. Kapan yah kita bisa seperti negara mereka? Kayaknya merdeka juga duluan kita..

Hmmmmh..

crazy things

Comment by Email

di simpan di : lagi bener
August 20, 2007 , 2:32 am

Bagi yang masih mo pre-order, masih bisa kok. Tapi hari rabu pelayanan pre-order di tutup. Kalo gak mo preorder, bukunya sendiri masih keluar di toko buku tanggal 29 Agustus (plus seminggu/dua minggu bagi di daerah).

Oke, here goes..
this is my long weekend bonanza..

Love makes you do crazy things, indeed. Jadi ceritanya hari Selasa minggu lalu Si Pacar pergi liburan ke Bali bersama sahabat deketnya berdua. Berhubung gue masih ngantor dan jadwal lumayan bikin pala meledug, gue cuman bisa melepas kepergian dia lewat telepon dengan pesan singkat dari dia, “Jangan bandel-bandel, ya. Aku pulangnya masih hari Minggu.”

Gila bo, baru aja pacaran beberapa minggu udah ditinggal pergi ke Bali selama SATU MINGGU. Daripada gue mati kekangenan (emang ada gitu?), akhirnya gue nyusul aja ke Bali tanpa sepengetahuan Si Pacar. So, hari Jumat, gue naek Lion Air pergi ke Bali, cs-an ama temennya untuk ngagetin Si Pacar di McD Kuta.

Begitu sampe, dengan kaos, celana pendek, dan sendal, gue berdiri di depan McD Kuta. Temennya langsung nyamperin gue di depan, dan bilang, “Sumpah ya, dia gak tau apa-apa. Dia gak curiga sama sekali lo bakalan dateng ke sini! Aduh, gue takut dimarahin dia nih.” Gue cuman manggut-manggut dan bilang, “Iya, dia pasti bakalan kaget banget! Ihihihihi.”

Dengan semangat kepahlawanan (berhubung hari Jumat tgl 17 agustus) gue masuk ke McD Kuta, sementara si pacar masih makan ayam goreng dan sunglasses yang nempel di kepala. Temennya langsung nyamperin dia dan bilang, “Duh, sori banget ya!”

Gue langsung nongol ala setan film Indonesia dan bilang, “Hai!”.
Si Pacar jerit, “AAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKK!”

Sunglasses-nya copot, ayam gorengnya terlepas, dan tangannya gemeteran. Semua orang di dalem ngeliatin dia. Pala-pala orang semuanya nengok ke arah kita. Gue senyum puas. Karena panik, langsung aja gue bilang, “Bagi minumnya ya.” Dia masih gemeteran. Gue masih senyum najong. “Aku sebel sama kamu!” Kata Si Pacar. Orang-orang masih ngeliatin, karena salting gue ngambilin kulit sisa ayamnya dia dan bilang, “Enak kulitnya ya!”. Dia melotot. Gue cengengesan.

Dua jam kemudian..
we kissed, di bawah langit kemerahan sunset Pantai Kuta. :)

pre-order dibuka

Comment by Email

di simpan di : menjadi penulis
August 15, 2007 , 3:27 am

Dengan ini pre-order buku terbaru gue yang berjudul Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa dengan bonus kaos resmi dibuka. Gue dan Gagasmedia ngebikin pre-order ini mengingat begitu Cinta Brontosaurus keluar, bukunya sempet habis di mana-mana dan baru ada di toko buku seminggu kemudian. Jadi pre-order ini emang hadiah spesial buat 333 pembaca gue.

Berikut pemberitahuan dari Gagasmedia dan sistem pemesanannya

=========================

cover RM

Untuk 333 pembeli pertama yang melakukan pembelian dengan sistem pre-order, kalian bisa ngedapetin kaus edisi terbatas buku ketiga Radith yang berjudul Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa

Prosedurnya:
1. Tansfer biaya pembelian buku senilai Rp 30.000, plus ongkos kirim sebesar Rp 7.500 untuk wilayah Bogor, Tangerang Bekasi, dan Rp 15.000 untuk pembeli yang berdomisili di luar Jabotabek (daerah) ke BCA dengan no rekening 7140300386 a.n PT. Transmediapustaka.

2. Fax bukti pembayaran ke nomor 021-7357875 atau 021-7364002. Bukti pembayaran ditujukkan ke Norma Yusnita.

3. Di bukti pembayaran tersebut cantumkan nama dan alamat lengkap untuk pengiriman buku, serta nomor telepon yang bisa dihubungi (we prefer cellphone number, guys).

4. Kalau mau, dan untuk backup, kalian juga bisa kirim bukti transfer dan data lengkap kalian ke alamat e-mail: pemasaran@transmediapustaka.com.

5. Tanpa bukti pembayaran, buku nggak bakalan dikirim ke alamat kalian. So pastiin semua prosedur udah kalian lakuin, ya.

6. Masih bingung? Langsung aja hubungi Norma Yusnita di nomor telepon 021-7357875 atau 021-7364002 atau kirim e-mail ke pemasaran@transmediapustaka.com

7. Sistem pembelian dengan cara pre-order ditutup tanggal 22 Agustus 2007. Sekali lagi, pre-order ini hanya dibuka untuk 333 pembeli pertama.

8. Yang kamu dapatkan dengan 30 ribu + ongkos kirim adalah: dapet buku terbaru Radith lebih dulu sebelum nongol di toko buku yang telah ditandatangani (personalized copy) + kaos Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa.

===========================================

Oke, sekarang ngomongin bukunya.
Bukunya kayak gimana? Masih pengalaman bego gue juga.

Cerita-cerita aneh tapi nyata yang ada di dalamnya termasuk: make kostum badut sehari naik Busway untuk kayang di depan Monas, kejebak di WC cewek hingga disangkain hantu, bikin temen mabok di pesta kebun gubernur Australia Selatan, kena kutuk orang dari Nusa Tenggara Barat, kejebak banjir bersama adek-adek gue yang imbisil, dan lain-lain. Seluruh 17 cerita di dalamnya benar-benar terjadi.

Tebelnya kira-kira setebel Kambingjantan.
ukuran kaosnya ada beberapa macem all-size.

Oke deh, gitu dulu ya..
so, selamat memesan.. :)

PS: pengelolaan pemesanan ini dilakukan oleh PT Transmedia Pustaka (holding company-nya Gagasmedia), jadi gue gak tahu menahu soal operasionalnya seperti apa, kalau ada pertanyaan silakan langsung hubungi Norma Yusnita di nomor telepon 021-7357875 atau 021-7364002