Ketika gue lagi nulis ini, AC di kamar gue set menjadi fan, soalnya kalau dingin sedikit aja,
badan gue langsung mengigil.
Gue udah dua hari ini gak ngantor. Biasalah, kalau kecapean gue jadi ngedrop dan ujung-ujungnya jatuh sakit. Jadilah gue di rumah kerjaannya tiduran sambil keringet dingin terus. Tapi pikiran bolak-balik mikirin kerjaan, buku, film, bener-bener istirahat kalau lagi tidur. Sisanya, pikiran masih jalan-jalan.
Setelah dua hari istirahat di rumah, mau gak mau hari ini (baca: delapan jam lagi) gue harus ada di kantor karena ada satu meeting pas lunch dan sorenya ada reading dengan pemain si Kebo di tempat mas Rudi. Gue harus dateng… Men, gue gak enak udah ngerepotin timnya mas Rudi gara-gara gak dateng reading pas sakit kemaren.
Pas gue lagi ngedrop-ngedropnya, kemarin malem akhirnya gue sempet ke Rumah Sakit Medistra sama nyokap. Begitu masuk UGD, tensi dicek dan ternyata cuman dapet 110/47 yang which is rendah banget. Nyokap, panik seperti biasa, ngebaca hasil tensi gue dan langsung bilang, “Tensi kamu rendah banget! Berarti kamu mati, Dik! Kamu mati!” Gue tenang aja karena, kenyataannya… gue belom mati. Pas dokternya dateng ngomentarin hasil tensi, dia bilang tensinya segitu karena gue abis jalan-jalan atau karena posisi pas ngambil tensi salah. Alhasil gue diambil tensi lagi, dan hasilnya, kata dokternya, normal.
Abis itu gue diinfus pake Neurobion 5000, hasilnya masih lumayan, sekarang gue udah ngerasa “agak” sehatan, walaupun keringet dingin terus mengucur dari badan dan kepala gue. Dokternya sih bilang gue kecapean. Katanya dia, “Ketika daya tahan tubuh kamu menurun karena kecapean, virus-virus di sekeliling tubuh kamu bisa masuk dan menyerang.” Kayaknya emang bener juga sih (ya iyalah namanya juga dokter).
Sekarang problem baru buat gue muncul: delapan jam lagi gue harus di kantor, imsonia gue kumat, dan badan masih keringet dingin. Gimana caranya buat tidur?! Oh well…
***
Makasih banget yang udah ngirim email link balik, makasih bagi semua yang udah berpartisipasi. Untuk sementara link balik ini gue tutup dulu, kapan-kapan kita maen kayak gini lagi ya. Sekali lagi, makasih yang udah ikutan, halaman link gue sekarang jadi rame. Thanks to you guys!
c240t [a] [/a]
c95t [a] [/a]
c92t [a] [/a]
c993t [a] [/a]
c1t [a] [/a]
c45t [a] [/a]
c938t [a] [/a]
c908t [a] [/a]
c396t [a] [/a]
It’s great to read something that’s both enjoyable and provides pragmatisdc slouitnos.
Keep on wrntiig and chugging away!
Cheers pal. I do appreciate the wriintg.
I hope you get approved! I utohght about requesting it, but with all the books I have to read, I think I’ll just wait till it comes out. It’s not too long now anyway.
Sash is reading this now! I can’t wait to see what she thknis. I’ve heard a lot of excited chatter about this one! Great pick for your WoW!!! Happy Wednesday! Check out !And don’t forget our amazing !
It’s different from a lot of what I’m radieng as well, which is why I thought it would be a great pick. Can’t always read the same things after all.Followed you back.
This sounds nretiesting. There’s not a lot of contemporary mystery type books coming out in YA so I’m always thrilled to hear about one.Megan @
What a beautiful and mnviog story! I am a donor as well and hope that I will be selected one day. God bless you.
I too am a donor yet to be called but your story makes me glad I am aaivlabe if I become a match. Hope your little boy is doing well.
I post photos I take arltuvily every day – in fact my last post was a very rare exception. So it wouldn’t be much of a change for me.
I’m in!I need a mental cagellnhe that isnt too challenging. This might fit that bill. Whoo!(and blogger isnt taking my comments; trying again from my old blogger account)
SAW – no it definitely doesn’t mean no wtniirg. I means a picture a you took every day – if you want to add more it’s all up to you.