Sedikit quick update tentang film Kambingjantan:
1. Hari pertama kemarin dapet 17 ribu lebih penonton. That’s a huge ass number for a movie opening. Terimakasih, teman-teman. You guys rocksssssss.
2. Sejauh ini komentar/review orang sangat-sangat bervariasi: gue bisa dapet email yang isinya “filmnya keren mampus, lucu dan menyentuh” dan beberapa menit kemudian dapet email yang isinya “filmnya kok bosenin sih!”. Tadinya gue sempet agak gerah kalo ngebaca review/tanggepan orang yang gak suka, tapi gimana pun juga ini adalah masalah selera. Gue gak bisa memuaskan semua orang. Sama aja kayak ada yang suka Momogi , ada yang enggak. Ada yang suka mandi telanjang bulet, ada yang pake celana (emang ada gitu?). So I’m happy.
3. Bottom line is: kalau kamu ketawa nonton Descontructing Harry-nya Woody Allen, mungkin lo bisa ketawa nonton film ini. Kira-kira pace dan level komedinya segitu lah. Namun kalo lo mengharapkan komedi ala Dono Kasino Indro/Srimulat, kemungkinan besar gak bakalan suka dengan film ini.
4. Sama juga dengan komentar lain ada yang bilang “dramanya kebanyakan” tapi ada juga yang bilang “gue suka cinta-cintaannya”, sungguh agak susah menebak orang-orang sepertinya. Hahaha.
5. Untungnya sejauh ini 80% tanggepan yang masuk pada suka. That’s good enough.
6. Media-media pada sukaaaa.. senangnya koran dan media lain mengontek kita karena suka dengan film Kambingjantan. Hampir tiap interview mereka ngebicarain film Kambingjantan scene per scene. Mereka suka banget. Sebenernya agak deg-degan juga karena kadang selera media kan bukan selera mainstream. Huhuhu.
7. Dan tetep, dari email yang masuk, scene yang paling disuka: Harianto dan taksi, kamar khayalan (kamar tempat dika telpon-telponan sama kebo), dan adegan ending pas Dika sama ibunya.
8. Makasih buat tanggepan atas filmnya. Silakan kirimkan komentar kalian lagi ke raditya.dika@gmail.com, gue bisa belajar banyak dari komentar-komentar kalian yang masuk.
Thanks for supporting my works, guys!