Sajak Seseorang yang Hendak Pulang

memandang orang berjalan,
dari dalam tram di Melbourne,
saya jadi berpikir,

ternyata, kesenangan dalam sebuah pengembaraan,
datang bukan dari tiba di tempat yang dituju,

tapi kesenangan datang,
dari perjalanan itu sendiri:

dari langkah kaki yang lelah berjalan,
dari jam yang belum sempat diputar,
dari telepon jarak jauh itu,

dari rasa kangen,
pada masakan pinggir jalan,
yang biasa dimakan,
dengan tergesa-gesa.

dari penyadaran,
bahwa kita berjalan, berjalan, berjalan,
berjalan, berjalan,
dan berjalan..

untuk sampai,
pada rasa tidak sabar,
untuk menceritakan ini semua,
pada orang lain.

PS: aaaah gue gak sempet kayaaangggg, di sini gagal mulu nih. Huhuhuhu. Doakan gue di Belanda lancar-lancar saja! Cabut dulu ke Jakarta, istirahat sehari, terus lanjut ke Belanda yak!

303 thoughts on “Sajak Seseorang yang Hendak Pulang

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>