memandang orang berjalan,
dari dalam tram di Melbourne,
saya jadi berpikir,
ternyata, kesenangan dalam sebuah pengembaraan,
datang bukan dari tiba di tempat yang dituju,

tapi kesenangan datang,
dari perjalanan itu sendiri:
dari langkah kaki yang lelah berjalan,
dari jam yang belum sempat diputar,
dari telepon jarak jauh itu,
dari rasa kangen,
pada masakan pinggir jalan,
yang biasa dimakan,
dengan tergesa-gesa.
dari penyadaran,
bahwa kita berjalan, berjalan, berjalan,
berjalan, berjalan,
dan berjalan..
untuk sampai,
pada rasa tidak sabar,
untuk menceritakan ini semua,
pada orang lain.
PS: aaaah gue gak sempet kayaaangggg, di sini gagal mulu nih. Huhuhuhu. Doakan gue di Belanda lancar-lancar saja! Cabut dulu ke Jakarta, istirahat sehari, terus lanjut ke Belanda yak!
Thanks for the great info dog I owe you bgigtiy.
Wham bam thank you, ma’am, my questions are anwseerd!
Deep thinking – adds a new dimsenoin to it all.